Peraturan Badan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Badan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 9 Juni 2026
KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN,
Œ
TARUNA IKRAR
Diundangkan di Jakarta pada tanggal Д
DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM REPUBLIK INDONESIA,
Ѽ
DHAHANA PUTRA
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2026 NOMOR Ж
LAMPIRAN I PERATURAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR 10 TAHUN 2026 TENTANG INFORMASI NILAI GIZI PADA LABEL PANGAN OLAHAN
TATA CARA PENCANTUMAN TABEL INFORMASI NILAI GIZI
I.
KETENTUAN PENCANTUMAN TABEL INFORMASI NILAI GIZI
1. TAKARAN SAJI Ketentuan pencantuman Takaran Saji adalah sebagai berikut:
a. Nilai Takaran Saji dicantumkan dalam Satuan Metrik (antara lain mg, g, ml) dan dapat diikuti satuan Ukuran Rumah Tangga (URT) seperti berikut:
“Takaran saji ... g (... sendok makan)” atau “Takaran saji ... ml (... gelas)”.
b. Jika Takaran Saji juga dicantumkan dalam satuan URT, maka nilai Takaran Saji dicantumkan dalam bilangan bulat.
c. Nilai Takaran Saji Pangan Olahan dibulatkan dengan ketentuan pembulatan ke kelipatan 0,5 (nol koma lima) terdekat. Ketentuan pembulatan ini dikecualikan untuk Takaran Saji Kategori Pangan
11.6 Pemanis, Termasuk Pemanis Buatan (Table Top Sweeteners, Termasuk yang Mengandung Pemanis dengan Intensitas Tinggi).
d. Dalam hal PKGK, dikecualikan dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada huruf c.
2. JUMLAH SAJIAN PER KEMASAN Jumlah sajian per kemasan menunjukkan jumlah Takaran Saji yang terdapat dalam satu kemasan Pangan. Ketentuan pencantuman jumlah sajian per kemasan adalah sebagai berikut:
a. Jika kemasan pangan berisi lebih dari 1 (satu) Takaran Saji, maka pencantumannya sebagai berikut:
”... sajian per kemasan” atau ”Sajian per kemasan: ...”
b. Jika kemasan pangan berisi sajian tunggal (1 (satu) Takaran Saji), maka Pangan tersebut tidak wajib mencantumkan informasi mengenai jumlah sajian per kemasan.
c. Ketentuan pembulatan jumlah sajian per kemasan sebagai berikut:
1) Pangan Olahan dengan sajian per kemasan lebih dari 1 (satu) sampai 5 (lima) sajian dibulatkan ke kelipatan 0,5 (nol koma lima) terdekat.
2) Pangan Olahan dengan sajian per kemasan lebih dari 5 (lima) sajian dibulatkan ke kelipatan 1 (satu) terdekat (tanpa desimal).
3. JENIS ZAT GIZI DAN ZAT NON-GIZI Ketentuan pencantuman jenis Zat Gizi dan Zat Non-gizi adalah sebagai berikut:
a. Zat Gizi yang harus dicantumkan diletakkan pada bagian awal.
b. kandungan turunan Zat Gizi diletakkan di bawah kelompok Zat Gizi tersebut.
c. Pangan Olahan yang mencantumkan turunan Zat Gizi lebih dari 3 (tiga) jenis maka diletakkan di bawah kelompok vitamin dan mineral.
d. vitamin dan mineral diletakkan setelah Zat Gizi yang harus dicantumkan.
e. Zat Non-gizi diletakkan di bawah kelompok vitamin dan mineral.
4. JUMLAH ZAT GIZI DAN ZAT NON-GIZI Ketentuan pembulatan jumlah Zat Gizi dan Zat Non-gizi dicantumkan sebagai berikut:
a. Nilai kandungan energi, kolesterol, garam, kalsium, kalium, dan mangan dibulatkan ke kelipatan 1 (satu) terdekat (tanpa desimal).
b. Nilai kandungan Zat Gizi selain energi, kolesterol, garam, kalsium, kalium, dan mangan dibulatkan ke kelipatan 0,1 (nol koma satu) terdekat (satu desimal).
c. Nilai kandungan Zat Non-gizi dibulatkan ke kelipatan 1 terdekat (tanpa desimal) atau 0,1 (nol koma satu) terdekat (satu desimal).
d. Dalam hal PKGK, pencantuman kandungan Zat Gizi dan Zat Non- gizi dapat dibulatkan ke kelipatan 1 terdekat (tanpa desimal) atau 0,1 (nol koma satu) terdekat (satu desimal) atau 0,01 (nol koma nol satu) terdekat ( 2 (dua) desimal) sepanjang tidak bertentangan dengan persyaratan PKGK sebagaimana diatur pada peraturan perundang-undangan.
e. Dalam hal Pangan Olahan mencantumkan Klaim “bebas”, nilai kandungan Zat Gizi yang diklaim dibulatkan dengan ketentuan sebagai berikut:
1) energi, apabila jumlah per sajian tidak lebih dari 4 (empat) kkal/saji dibulatkan menjadi 0 (nol).
2) lemak total, apabila jumlah per sajian tidak lebih dari 0,5 (nol koma lima) g/saji dibulatkan menjadi 0 (nol).
3) lemak jenuh, apabila jumlah per sajian tidak lebih dari 0,1 (nol koma satu) g/saji dibulatkan menjadi 0 (nol).
4) lemak trans, apabila jumlah per sajian tidak lebih dari 0,1 (nol koma satu) g/saji dibulatkan menjadi 0 (nol).
5) gula total, apabila jumlah per sajian tidak lebih dari 0,5 (nol koma lima) g/saji dibulatkan menjadi 0 (nol).
6) garam, apabila jumlah per sajian tidak lebih dari 5 (lima) mg/saji dibulatkan menjadi 0 (nol).
7) kolesterol apabila jumlah per sajian tidak lebih dari 5 (lima) mg/saji dibulatkan menjadi 0 (nol).
5. PERSENTASE AKG Persentase AKG merupakan persentase kontribusi Zat Gizi dalam satu sajian atau satu kemasan produk dibandingkan dengan jumlah kebutuhan Zat Gizi tersebut dalam sehari, yang dihitung terhadap ALG. Pencantuman persentase AKG dibulatkan ke kelipatan 1 (satu) terdekat (tanpa desimal).
6. CATATAN KAKI Catatan kaki merupakan informasi yang menerangkan bahwa persentase AKG yang ditunjukkan dalam ING dihitung berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal (dua ribu seratus lima puluh kilokalori) untuk kelompok umum. Kebutuhan energi tersebut dapat lebih tinggi atau lebih rendah, disesuaikan dengan kebutuhan. Catatan kaki dicantumkan mengikuti ketentuan sebagai berikut:
a. Catatan kaki dicantumkan pada bagian paling bawah, ditulis dengan huruf miring (italic) dan merupakan informasi terakhir di dalam tabel ING. Catatan kaki dicantumkan sebagai berikut:
*Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal. Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
b. Catatan kaki tidak perlu dicantumkan untuk Pangan Olahan yang ditujukan bagi bayi dan anak sampai usia 3 (tiga) tahun, PKMK, Pangan Olahan Fortifikasi, dan Pangan Olahan Antara.
c. Catatan kaki untuk Pangan Olahan yang ditujukan untuk ibu hamil dan/atau ibu menyusui mengacu pada kebutuhan energi 2450 kkal (dua ribu empat ratus lima puluh kilokalori) (ibu hamil) dan 2550 kkal (dua ribu lima ratus lima puluh kilokalori) (ibu menyusui).
II.
FORMAT TABEL INFORMASI NILAI GIZI
1. FORMAT ING Format ING dikelompokkan menjadi 2 (dua) format sebagai berikut:
a. Format Vertikal Format Tabel ING Vertikal Per Sajian INFORMASI NILAI GIZI
Takaran saji ... g atau ... ml (... URT) …. Sajian per Kemasan JUMLAH PER SAJIAN
Energi total … kkal
% AKG* Lemak total ... g ... % Lemak jenuh ... g ... % Protein … g … % Karbohidrat total ... g ... % Serat pangan ... g ... % Gula total ... g
Laktosa Sukrosa ... g ... g
Garam (Natrium) ... mg ... % Vitamin C
... % Kalsium
... % Besi
... % *Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal.
Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
Format Tabel ING Vertikal Per Kemasan INFORMASI NILAI GIZI
JUMLAH PER KEMASAN (… g atau … ml) Energi total ... kkal
% AKG* Lemak total ... g ... % Lemak jenuh ... g ... % Protein … g … % Karbohidrat total ... g ... % Serat pangan ... g ... % Gula total ... g
Laktosa Sukrosa ... g ... g
Garam (Natrium) ... mg ... % Vitamin C
... % Kalsium
... % Besi
... % *Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal.
Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
b. Format horizontal Terdapat 2 (dua) format horizontal yang dapat dipilih untuk digunakan yaitu:
1) Format Tabular Format Tabel ING Tabular Per Sajian (3 kolom)
Format Tabel ING Tabular Per Sajian (2 kolom)
Format Tabel ING Tabular Per Kemasan (3 kolom)
Takaran saji …g atau ... ml (... URT) ... Sajian per Kemasan Energi total ... kkal
JUMLAH PER SAJIAN %AKG* JUMLAH PER SAJIAN %AKG* Lemak total … g …% Karbohidrat total ... g ...% Lemak jenuh … g ...% Gula total … g
Protein … g ...% Garam (Natrium) … mg ...% Vitamin B1
...% Kalsium
...% Vitamin C
...% Besi
...%
*Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal. Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
INFORMASI NILAI GIZI
Takaran saji …g atau ... ml (...
URT) ... Sajian per Kemasan Energi total ... kkal JUMLAH PER SAJIAN %AKG* Lemak total … g …% Lemak jenuh … g ...% Protein … g ...% Karbohidrat total ... g ...% Gula total … g
Garam (Natrium) … mg ...% *Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal. Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
INFORMASI NILAI GIZI
JUMLAH PER KEMASAN (... g atau ... ml) Energi total ... kkal
%AKG*
%AKG* Lemak total … g …% Karbohidrat total ... g ...% Lemak jenuh … g ...% Gula total … g
Protein … g ...% Garam (Natrium) … mg ...% Vitamin B1
...% Kalsium
...% Vitamin C
...% Besi
...%
*Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal. Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
INFORMASI NILAI GIZI
Format Tabel ING Tabular Per Kemasan (2 kolom)
2) Format Linier Format Tabel ING Linier Per Sajian
Format Tabel ING Linier Per Kemasan
2. KETENTUAN PENGGUNAAN FORMAT ING Ketentuan penggunaan format ING adalah sebagai berikut:
a. Pemilihan format ING yang akan dicantumkan mempertimbangkan luas permukaan Label dan bentuk kemasan.
b. Jika luas permukaan Label sangat kecil yaitu kurang dari atau sama dengan 30 cm2 (tiga puluh sentimeter persegi) dan Pangan Olahan dijual dalam bentuk curah, maka ING dicantumkan pada wadah atau berupa 2D barcode. Contoh: dicantumkan pada toples atau wadah display lainnya.
c. Jika luas permukaan Label sangat kecil yaitu kurang dari atau sama dengan 30 cm2 (tiga puluh sentimeter persegi) dan Pangan Olahan dijual dalam kemasan sekunder maka ING dicantumkan pada kemasan sekunder atau berupa 2D barcode.
d. Dalam hal kemasan berupa botol kaca yang digunakan kembali (returnable) maka pencantuman ING menggunakan format linier atau berupa 2D barcode. Jika Pangan Olahan hanya mengandung Zat Gizi tertentu, dapat mencantumkan Zat Gizi tertentu saja.
Pencantuman Zat Gizi tertentu didasarkan pada karakteristik Pangan Olahan yang dikemas.
Contoh: pada minuman teh dan minuman berperisa berkarbonat, Zat Gizi yang dicantumkan dapat berupa energi total dan gula total.
E n e r g i t o t a l … k k a l / … m l G u l a t o t a l … g / … m l
3. FORMAT ING BERDASARKAN JENIS PANGAN OLAHAN Format ING berdasarkan jenis Pangan Olahan dikelompokkan sebagai berikut:
a. Formula Bayi dan Formula Lanjutan Format ING Formula Bayi ING Formula Bayi paling sedikit memuat informasi kandungan Zat Gizi dan Zat Non-gizi sebagai berikut:
Informasi Nilai Gizi Satuan Jumlah Per 100 g atau Per 100 ml* Per 100 kkal Energi Protein kkal g
Lemak total g
Asam linoleat Asam α- linolenat Lemak trans mg mg
mg
Karbohidrat total g
Gula total** g
Vitamin:
Vitamin A mcg RE
Vitamin D mcg
Vitamin E mg
Vitamin K mcg
Vitamin B1 mg
Vitamin B2 mg
Vitamin B3 mg
Vitamin B5 mg
Vitamin B6 mg
Vitamin B12 mcg
Folat mcg
Vitamin C mg
Biotin mcg
Mineral:
Besi mg
Kalsium mg
Fosfor mg
Magnesium mg
Natrium mg
Klorida mg
Kalium mg
Mangan mg
Iodium mcg
Selenium mcg
Tembaga mcg
Seng mg
Kolin mg
Myo-Inositol mg
L-Karnitin mg
* Per 100 g untuk bentuk padat; per 100 ml untuk bentuk cair ** Gula total wajib dicantumkan jika menambahkan sukrosa
Format ING Formula Lanjutan ING Formula Lanjutan paling sedikit memuat informasi kandungan Zat Gizi dan Zat Non-gizi sebagai berikut:
Informasi Nilai Gizi Satuan Jumlah Per 100 g atau Per 100 ml* Per 100 kkal Energi Protein kkal g
Lemak total g
Asam linoleat Asam α- linolenat Lemak trans mg mg
mg
Karbohidrat total g
Gula total** g
Vitamin:
Vitamin A mcg RE
Vitamin D mcg
Vitamin E mg
Vitamin K mg
Vitamin B1 mg
Vitamin B2 mg
Vitamin B3 mg
Vitamin B5 mg
Vitamin B6 mg
Vitamin B12 mcg
Folat mcg
Vitamin C mg
Biotin mcg
Mineral:
Besi mg
Kalsium mg
Fosfor mg
Magnesium mg
Natrium mg
Klorida mg
Kalium mg
Iodium mcg
Selenium mcg
Tembaga mcg
Seng mg
* Per 100 g untuk bentuk padat; per 100 ml untuk bentuk cair ** Gula total wajib dicantumkan jika menambahkan sukrosa
b. Formula Pertumbuhan Format ING Formula Pertumbuhan ING Formula Pertumbuhan paling sedikit memuat informasi kandungan Zat Gizi dan Zat Non-gizi sebagai berikut:
INFORMASI NILAI GIZI
Takaran saji ... g atau ml (... URT) …. Sajian per Kemasan
JUMLAH PER SAJIAN
Energi total ... kkal
% AKG Protein ... g ... % Lemak total ... g ... % Lemak trans ... g ... % Asam linoleat … mg ... % Asam α- linolenat … mg ... % Karbohidrat total ... g ... % Gula total* ... g
Garam (Natrium) ... mg ... % Vitamin
Vitamin A
... % Vitamin D
... % Vitamin E
... % Vitamin K
... % Vitamin B1
... % Vitamin B2
... % Vitamin B3
... % Vitamin B5
... % Vitamin B6
... % Vitamin B12
... % Folat
... % Vitamin C
... % Biotin
... % Mineral
Kalsium
... % Fosfor
... % Besi
... % Seng
... % Iodium
... % Selenium
... % Kalium
... % Klorida
... % Magnesium
... % Tembaga
... % * Gula total wajib dicantumkan jika menambahkan sukrosa.
c. MP-ASI Jika MP-ASI diperuntukkan bagi 2 (dua) kelompok usia ALG, maka harus mencantumkan persentase AKG untuk kedua kelompok usia tersebut.
Format ING MP-ASI ING MP-ASI paling sedikit memuat informasi kandungan Zat Gizi dan Zat Non-gizi sebagai berikut:
INFORMASI NILAI GIZI
Takaran saji ... g atau ml (... URT) ... Sajian per Kemasan JUMLAH PER SAJIAN
Energi total … kkal
% AKG
Usia 6 - 12 bulan Usia 12 – 24 bulan Protein Lemak total ... g ... g ... % ... % ... % ... % Lemak trans ... g
Asam α-linolenat … mg ... % ... % Asam linoneat … mg ... % ... % Karbohidrat total ... g ... % ... % Serat pangan ... g ... % ... % Gula total ... g
Garam (Natrium) … mg ... % ... % Vitamin
Vitamin A
... % ... % Vitamin D
... % ... % Vitamin E
... % ... % Vitamin K
... % ... % Vitamin B1
... % ... % Vitamin B2
... % ... % Vitamin B3
... % ... % Vitamin B5
... % ... % Vitamin B6
... % ... % Vitamin B12
... % ... % Folat
... % ... % Vitamin C
... % ... % Mineral
Besi
... % ... % Seng
... % ... % Kalsium
... % ... % Fosfor
... % ... % Kalium
... % ... % Iodium
... % ... % Magnesium
... % ... %
d. Pangan Tambahan Ibu Hamil dan/atau Ibu Menyusui Jika produk diperuntukkan bagi ibu hamil dan ibu menyusui, maka harus mencantumkan persentase AKG untuk kedua kelompok tersebut.
Format ING Pangan Tambahan Ibu Hamil dan/atau Ibu Menyusui ING Pangan Tambahan Ibu Hamil dan/atau Ibu Menyusui paling sedikit memuat informasi kandungan Zat Gizi dan Zat Non-gizi sebagai berikut:
INFORMASI NILAI GIZI
Takaran saji ... g atau ml (... URT) ... Sajian per Kemasan JUMLAH PER SAJIAN
Energi total … kkal
% AKG*
Ibu Hamil Ibu Menyusui Lemak total ... g ... % ... % Lemak jenuh ... g ... % ... % Protein ... g ... % ... % Karbohidrat total ... g ... % ... % Gula total ... g
Garam (Natrium) ... mg ... % ... % Vitamin
Vitamin A
... % ... % Vitamin B1
... % ... % Vitamin B2
... % ... % Vitamin B3
... % ... % Vitamin B6
... % ... % Folat
... % ... % Vitamin B12
... % ... % Vitamin C
... % ... % Mineral
Kalsium
... % ... % Besi
... % ... % Seng
... % ... % Fluor
... % ... % *Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2450 kkal (ibu hamil)/ 2550 kkal (ibu menyusui). Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
e. Pangan Olahragawan Format ING Minuman Olahraga ING Minuman Olahraga paling sedikit memuat informasi kandungan Zat Gizi dan Zat Non-gizi sebagai berikut:
INFORMASI NILAI GIZI
Takaran saji ... g atau ml (... URT ) …. Sajian per Kemasan
JUMLAH PER SAJIAN
Energi total ... kkal Energi dari karbohidrat ... kkal
% AKG* Lemak total ... g ... % Lemak jenuh ... g ... % Protein ... g ... % Karbohidrat total ... g ... % Gula total ... g
Garam (Natrium) ... mg ... % Mineral
Kalium
... % *Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal.
Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
Format ING Pangan Tambahan untuk Olahragawan (Berbasis Karbohidrat) ING Pangan Tambahan untuk Olahragawan (Berbasis Karbohidrat) paling sedikit memuat informasi kandungan Zat Gizi dan Zat Non-gizi sebagai berikut:
INFORMASI NILAI GIZI
Takaran saji ... g atau ml (... URT ) …. Sajian per Kemasan
JUMLAH PER SAJIAN
Energi total ... kkal Energi dari karbohidrat ... kkal
% AKG* Lemak total ... g ... % Lemak jenuh ... g ... % Protein ... g ... % Karbohidrat total ... g ... % Gula total ... g
Garam (Natrium) ... mg ... % *Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal.
Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
Format ING Pangan Tambahan untuk Olahragawan (Berbasis Protein) ING Pangan Tambahan untuk Olahragawan (Berbasis Protein) paling sedikit memuat informasi kandungan Zat Gizi dan Zat Non- gizi sebagai berikut:
INFORMASI NILAI GIZI
Takaran saji ... g atau ml (... URT) …. Sajian per Kemasan
JUMLAH PER SAJIAN
Energi total ... kkal Energi dari protein ... kkal Energi dari lemak ... kkal
% AKG* Lemak total ... g ... % Lemak jenuh ... g ... % Protein ... g ... % Karbohidrat total ... g ... % Gula total ... g
Garam (Natrium) ... mg ... % *Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal.
Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
Format ING Pangan Tambahan untuk Olahragawan (Tinggi Energi Protein) ING Pangan Tambahan untuk Olahragawan (Tinggi Energi Protein) paling sedikit memuat informasi kandungan Zat Gizi dan Zat Non-gizi sebagai berikut:
INFORMASI NILAI GIZI
Takaran saji ... g atau ml (... URT) …. Sajian per Kemasan
JUMLAH PER SAJIAN
Energi total ... kkal Energi dari protein ... kkal Energi dari lemak ... kkal
% AKG* Lemak total ... g ... % Lemak jenuh ... g ... % Protein ... g ... % Karbohidrat total ... g ... % Gula total ... g
Garam (Natrium) ... mg ... % Vitamin
Vitamin B6
... % *Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal.
Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
f. Pangan Diet Khusus untuk Kontrol Berat Badan Format ING Pangan Diet Khusus untuk Kontrol Berat Badan ING Pangan Diet Khusus untuk Kontrol Berat Badan paling sedikit memuat informasi kandungan Zat Gizi dan Zat Non-gizi sebagai berikut:
INFORMASI NILAI GIZI
Takaran saji ... g atau ml (... URT ) …. Sajian per Kemasan
JUMLAH PER SAJIAN
Energi total ... kkal
% AKG* Lemak total ... g ... % Asam linoleat … mg ... % Lemak jenuh ... g ... % Protein ... g ... % Karbohidrat total ... g ... % Serat pangan Gula total ... g ... g ... % Garam (Natrium) ... mg ... % Vitamin
Vitamin A
... % Vitamin D
... % Vitamin E
... % Vitamin C
... % Vitamin B1
... % Vitamin B2
... % Vitamin B3
... % Vitamin B6
... % Vitamin B12
... % Folat
... % Mineral
Kalsium
... % Fosfor
... % Besi
... % Iodium
... % Magnesium
... % Seng
... % Kalium
... % *Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal.
Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
g. Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) Keterangan berkenaan dengan kandungan gizi produk PKMK yang dicantumkan pada ING harus sesuai dengan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan yang mengatur mengenai PKMK.
Format ING PKMK Informasi Nilai Gizi Satuan Jumlah Per 100 g atau Per 100 ml* Per 100 kkal Kandungan gizi disesuaikan dengan persyaratan kandungan gizi yang diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan yang mengatur mengenai PKMK.
* Per 100 g untuk bentuk padat; per 100 ml untuk bentuk cair
h. Pangan Olahan Antara Pangan Olahan yang termasuk ke dalam Pangan Olahan Antara misalnya tepung, minyak goreng, atau premiks yang masih memerlukan pengolahan dengan penambahan bahan baku lain selain air sebelum dikonsumsi.
Format ING Pangan Olahan Antara INFORMASI NILAI GIZI
JUMLAH PER 100 g atau 100 ml atau KEMASAN
Energi total … kkal Lemak total
... g Lemak jenuh
... g Protein
... g Karbohidrat total
... g Gula total
... g Garam (Natrium)
... mg
i. Pangan Olahan Fortifikasi ING Pangan Olahan Fortifikasi paling sedikit memuat informasi kandungan Zat Gizi fortifikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Format ING Pangan Olahan Fortifikasi Contoh:
1) ING untuk tepung terigu dengan Zat Gizi fortifikan berupa besi, seng, vitamin B1, vitamin B2, dan asam folat
INFORMASI NILAI GIZI
JUMLAH PER 100 g Besi
... mg Seng
... mg Vitamin B1
... mg Vitamin B2
... mg Asam folat
... mcg
2) ING untuk minyak goreng dengan Zat Gizi fortifikan berupa vitamin A
INFORMASI NILAI GIZI
JUMLAH PER 100 ml Vitamin A
... mcg RE
Format ING Pangan Olahan Fortifikasi yang mencantumkan Zat Gizi lain 1) Pangan Olahan Fortifikasi yang termasuk Pangan Olahan Antara Contoh: tepung terigu
INFORMASI NILAI GIZI
JUMLAH PER 100 g atau 100 ml atau KEMASAN
Energi total … kkal Lemak total
... g Lemak jenuh
... g Protein
... g Karbohidrat total
... g Gula total
... g Garam (Natrium)
... mg Besi
... mg Seng
... mg Vitamin B1
... mg Vitamin B2
... mg Asam folat
... mcg
2) Pangan Olahan Fortifikasi yang tidak termasuk Pangan Olahan Antara Contoh: garam beryodium INFORMASI NILAI GIZI
Takaran saji ... g (... URT) …. Sajian per Kemasan JUMLAH PER SAJIAN
Energi total … kkal
% AKG* Lemak total ... g ... % Lemak jenuh ... g ... % Protein … g … % Karbohidrat total ... g ... % Gula total ... g
Garam (Natrium) ... mg ... % Iodium
... % *Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal.
Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
j. Pangan Olahan Assorted 1) Pangan Olahan Assorted merupakan Pangan Olahan yang kemasannya berisi 2 (dua) atau lebih Pangan Olahan yang dikemas secara terpisah dan dimaksudkan untuk dikonsumsi masing-masing.
2) Pangan Olahan Assorted termasuk Pangan Olahan yang berbeda rasa, berbeda topping, berbeda komposisi, tetapi masih dalam satu kategori yang sama, seperti wafer dan biskuit, cokelat aneka rasa.
3) Nilai kandungan Zat Gizi dan/atau Zat Non-gizi yang dicantumkan pada tabel ING berdasarkan hasil pengujian Pangan Olahan secara komposit.
Format ING Pangan Olahan Assorted INFORMASI NILAI GIZI
Takaran saji ... g atau ml (... URT) …. Sajian per Kemasan JUMLAH PER SAJIAN
Energi total … kkal
% AKG* Lemak total ... g ... % Lemak jenuh ... g ... % Protein … g … % Karbohidrat total ... g ... % Serat pangan ... g ... % Gula total ... g
Sukrosa ... g
Garam (Natrium) ... mg ... % Vitamin C
... % *Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal.
Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
k. Pangan Olahan yang Dikonsumsi Bersama Pangan Olahan Lain 1) Pangan Olahan yang Dikonsumsi Bersama Pangan Olahan Lain terdiri atas Pangan Olahan utama dan Pangan Olahan lain yang dikemas dalam satu kemasan yang sama atau dikemas dengan cara direkatkan satu sama lain, seperti sereal sarapan dan susu.
2) Nilai kandungan Zat Gizi dan/atau Zat Non-gizi yang dicantumkan pada tabel ING berdasarkan hasil pengujian:
a. Pangan Olahan utama dan Pangan Olahan lain secara terpisah; atau
b. Pangan Olahan utama dan Pangan Olahan lain secara komposit.
Format ING Pangan Olahan yang Dikonsumsi Bersama Pangan Olahan Lain (Pangan Olahan utama dan Pangan Olahan lain dianalisis secara terpisah) INFORMASI NILAI GIZI
Pangan Olahan Utama Pangan Olahan Lain Takaran saji (... g atau ml) (... g atau ml) … Sajian per kemasan JUMLAH PER SAJIAN
Energi total … kkal … kkal
% AKG* % AKG* Lemak total ... g ... % ... g ... % Lemak jenuh ... g ... % ... g ... % Protein ... g ... % ... g ... % Karbohidrat total ... g ... % ... g ... % Gula total ... g
... g
Garam (Natrium) ... mg ... % ... mg ... % Vitamin C
... %
... % Kalsium
... %
... % Besi
... %
... % *Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal.
Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
Format ING Pangan Olahan yang Dikonsumsi Bersama Pangan Olahan Lain (Pangan Olahan utama dan Pangan Olahan lain dianalisis secara komposit) INFORMASI NILAI GIZI
Takaran saji ... g atau ml (... URT) …. Sajian per Kemasan JUMLAH PER SAJIAN
Energi total … kkal
% AKG* Lemak total ... g ... % Lemak jenuh ... g ... % Protein … g … % Karbohidrat total ... g ... % Serat pangan ... g ... % Gula total ... g
Laktosa Sukrosa ... g ... g
Garam (Natrium) ... mg ... % Vitamin C
... % Kalsium
... % Besi
... % *Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal. Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN,
ttd.
TARUNA IKRAR
LAMPIRAN II PERATURAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR 10 TAHUN 2026 TENTANG INFORMASI NILAI GIZI PADA LABEL PANGAN OLAHAN
TAKARAN SAJI
Untuk produk minuman berbentuk bubuk dan konsentrat bentuk cair dan padat, direkonstitusi dengan air sebanyak 100 ml (seratus mililiter) sampai dengan 250 ml (dua ratus lima puluh mililiter) sesuai petunjuk penyajian.
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji
01. Kategori 01.0 Produk – produk Susu dan Analognya, Kecuali yang Termasuk Kategori 02.0
01.1.1 Susu Cair (plain) Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 100 – 250 ml
01.1.2 Susu Cair Lain (plain) Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 100 – 250 ml
01.1.3 Buttermilk Cair (plain) Buttermilk Cair 100 – 250 ml
01.1.4 Minuman Susu Cair Rasa/Berperisa Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk cair 100 – 250 ml Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk bubuk atau padat 25 – 60 g Khusus untuk Minuman Berbasis Whey (bubuk) 30 – 60 g Khusus untuk Campuran Susu dan Krim Bubuk Berperisa atau (dengan) Rasa 20 – 60 g Khusus untuk Minuman Mengandung Susu Bubuk Berperisa atau dengan (Rasa)
01.2.1.1 Produk Susu Fermentasi (Plain) Tanpa Pemanasan Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 100 – 250 (g atau ml) Khusus untuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk bubuk 30 – 50 g
01.2.1.2 Produk Susu Fermentasi (Plain) Dengan Pemanasan Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 100 – 250 (g atau ml) Khusus untuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk bubuk 30 – 50 g
01.3.1 Susu Kental Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 40 (g atau ml)
01.3.2 Krimer Minuman Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 30 (g atau ml)
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji Khusus untuk Susu Kental Manis Lemak Nabati/ Susu Kental Manis Minyak Nabati dan Krimer Kental Manis 15 – 40 (g atau ml) Khusus untuk krimer minuman berbentuk bubuk 3 – 6 g
01.4.1 Krim Pasteurisasi (Plain) Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 30 (g atau ml)
01.4.2 Krim yang Disterilkan atau secara UHT, Krim “Whipping”, krim “Whipped”, dan Krim Rendah Lemak (Plain) Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 50 (g atau ml)
01.4.3 Krim yang Digumpalkan (Plain) Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 50 (g atau ml)
01.4.4 Krim Analog Pengganti Krim 15 – 50 (g atau ml)
01.5.1 Susu Bubuk dan Krim Bubuk (Plain) Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 25 – 60 g Khusus untuk Minuman Mengandung Susu Bubuk (Plain) 20 – 60 g
01.5.2 Susu dan Krim Bubuk Analog Susu Bubuk Lemak Nabati/Susu Bubuk Minyak Nabati 25 – 60 g
01.6.1 Keju Tanpa Pemeraman (Keju Mentah) Keju Cottage (Cottage Cheese) 100 – 125 g Keju Cottage yang Ditambah Krim (Creamed Cottage Cheese) Keju Krim (Cream Cheese) 15 – 30 g Keju Mozzarella Keju Bocconcini
01.6.2.1 Keju Peram Total, Termasuk Kulit Kejunya Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 30 g
01.6.2.2 Kulit Keju Peram - 15 – 30 g
01.6.2.3 Keju Bubuk (Untuk Rekonstitusi Contohnya dalam Pembuatan Saus Keju) - 15 – 30 g
01.6.3 Keju Whey - 15 – 30 g
01.6.4.1 Keju Olahan Plain - 15 – 30 g
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji
01.6.4.2 Keju Olahan Berperisa, Keju Olahan dengan Tambahan Buah, Sayur dan atau Daging - 15 – 30 g
01.6.5 Analog Keju (Keju lemak nabati) - 15 – 30 g
01.6.6 Keju Protein Whey - 15 – 30 g
01.7 Makanan Pencuci Mulut Berbahan Dasar Susu (Misalnya Puding, Yogurt Berperisa/rasa atau Yogurt dengan Buah) Es Krim Susu (Dairy Ice Cream) 50 – 150 (g atau ml) Es Krim Es Susu Premiks Es Krim 20 – 50 g Premiks Es Susu Yogurt Berperisa/Rasa 100 – 250 (g atau ml) Yogurt Kultur Lain (Alternate Culture Yogurt) khusus untuk yogurt berbentuk bubuk 30 – 50 g Kefir 100 – 250 (g atau ml) Susu Fermentasi atau Susu Berkultur Berperisa/Rasa Junket 50 – 150 (g atau ml) Dulce de leche Puding Butterscotch/Puding Susu 50 – 150 g Bubuk Puding Butterscotch/Puding Susu 20 – 50 g Kembang Gula/Permen Susu 5 – 15 g Makanan pencuci mulut berbasis susu 50 – 150 (g atau ml) Bola-bola Keju dalam Sirup Gula (Rasgulla/ Rasagola/ Roshogolla/ Rasogolla) 25 – 100 g Bola-Bola Keju Goreng dalam Sirup Gula (Gulab jamun/ gulaab jamun/ gulab ki janu)
02.0 Kategori 02.0 Lemak, Minyak Dan Emulsi Minyak
02.1.2 Lemak dan Minyak Nabati Virgin Oil 10 – 20 ml Extra Virgin Olive Oil Virgin Olive Oil Minyak Kelapa Virgin (VCO) Ordinary Virgin Olive Oil Cold Pressed Oils Minyak Salad (Salad Oil)
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji Vanaspati atau Minyak Samin (Vegetable Ghee) 5 – 20 g Minyak Kacang Tanah (Refined Bleached Deodorized Peanut Oil/Refined Bleached Deodorized Groundnut Oil) 10 – 20 ml Minyak Jagung (Refined Bleached Deodorized Corn Oil) Minyak Kedelai (Refined Bleached Deodorized Soybean Oil) Minyak Wijen (Sesame oil, sesameseed oil; gingelly oil;
benne oil; ben oil; till oil; tillie oil) Minyak Zaitun (Refined Bleached Deodorized Olive Oil) Minyak Safflower (Refined Bleached Deodorized Safflower Oil) Minyak Biji Bunga Matahari (Refined Bleached Deodorized Sunflower Oil) Minyak Dedak atau Minyak Bekatul atau Minyak Katul (Refined Bleached Deodorized Rice Bran Oil) Rapeseed oil (turnip rape oil/colza oil/ravison oil/sarson oil/toria oil) Rapeseed oil - low erucic acid (low erucic acid turnip rape oil/low erucic acid colza oil/canola oil) Mustardseed Oil (Refined Bleached Deodorized Mustardseed Oil) Minyak Biji Rami/Flaxseed Oil/Flax Oil/Linseed Oil Minyak Makan Merah/ Red Edible Oil Minyak Sacha Inchi
02.2.1 Mentega Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 5 – 20 g
02.2.2 Lemak Oles, Lemak Oles dari Lemak Susu dan Campurannya Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 5 – 20 g
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji
02.3 Emulsi Lemak Tipe Emulsi Minyak dalam Air, termasuk Produk Campuran Emulsi Lemak dengan atau tanpa Berperisa Non-Dairy Toppings, Fillings, Frostings 15 – 50 (g atau ml) Non-Dairy Whipped Cream
02.4 Makanan Pencuci Mulut Berbasis Lemak tidak Termasuk Makanan Pencuci Mulut Berbasis Susu Dari Kategori 01.7 Melorin atau Non-Dairy Ice Cream 50 – 150 (g atau ml) Non-Dairy Mousse
03. Kategori 03.0 Es Untuk Dimakan (Edible Ice), Termasuk Sherbet dan Sorbet
03. 0 Kategori 03.0 Es Untuk Dimakan (Edible Ice), Termasuk Sherbet dan Sorbet Termasuk semua nama jenis untuk kategori ini 50 – 100 (g atau ml) Khusus untuk Premiks Es Bentuk Bubuk dan Premiks Es Bentuk Cair 20 – 50 (g atau ml)
04. Kategori 04.0 Buah dan Sayur (Termasuk Jamur, Umbi, Polong- Polongan Kacang Kedelai, dan Lidah Buaya), Rumput Laut, Kacang dan Biji-Bijian
04.1.2.1 Buah Beku - 100 – 150 g
04.1.2.2 Buah Kering Buah Kering 20 – 100 g Buah Kering Campur Kelapa Parut Kering 5 – 25 g Tepung Buah 3 – 10 g
04.1.2.3 Buah Dalam Cuka, Minyak dan Larutan Garam Buah Asin 50 – 100 g Asinan Buah Rujak
04.1.2.4 Buah Dalam Kemasan (Pasteurisasi/Sterilis asi) Buah Dalam Kemasan 20 – 150 g Koktil Buah Dalam Kemasan
04.1.2.5 Jem, Jeli dan Marmalad Jem Buah atau Selai Buah 10 – 30 (g atau ml) Jeli Buah Marmalad
04.1.2.6 Produk Oles Berbasis Buah (Misalnya Chutney) Tidak Termasuk Produk Pada Kategori 04.1.2.5 Chutney Mangga (Mango Chutney) 10 – 30 g Produk Buah Oles
04.1.2.7 Buah Bergula Buah Bersalut 20 – 100 g Buah Bergula Buah Berkristal Kulit Buah Bergula Bunga Bergula
04.1.2.8 Bubur Buah (Fruit Pulp)
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji Bahan Baku Berbasis Buah, Meliputi Bubur Buah, Puree, Topping Buah dan Santan Kelapa Puree Buah 50 – 150 (g atau ml) Pasta Buah Saus Buah 10 – 30 (g atau ml) Topping Buah Santan berbentuk cair 10 – 30 ml Santan berbentuk bubuk 5 – 25 g Bars Buah 20 – 35 g
04.1.2.9 Makanan Pencuci Mulut (Dessert) Berbasis Buah dan/atau Sayur Termasuk Makanan Pencuci Mulut Berbasis Air Berflavor Buah dan/atau Sayur Manisan Buah 20 – 150 g Nata Dalam Kemasan 50 – 200 g Jeli Agar 20 – 100 g Tepung Karagenan (Bubuk Karagenan) 1 – 10 g Jeli Agar Bubuk Bubuk Agar (Agar-Agar Tepung/Tepung Agar-Agar) Khusus untuk Jeli Agar Bubuk dan Bubuk Agar (Agar-Agar Tepung/Tepung Agar-Agar) yang mengandung gula 10 – 20 g Agar-Agar Kertas 5 – 20 g Puding Rasa/Berperisa 30 – 150 (g atau ml) Bubuk Puding Rasa/Berperisa 10 – 50 g Sale Pisang 20 – 40 g Cincau Hijau 100 – 200 g Cincau Hitam Siwalan Mitsumame Makanan Pencuci Mulut/ Hidangan Penutup Berbahan Dasar Kelapa 30 – 150 (g atau ml) Makanan Pencuci Mulut (Dessert) Berbasis Buah
04.1.2.10 Produk Buah Fermentasi Pikel Buah 25 – 100 g
04.1.2.11 Produk Buah Untuk Isi Pastri - 5 – 20 g
04.1.2.12 Buah Yang Dimasak Keripik Buah 20 – 40 g Keripik Buah Simulasi Olahan Buah Serupa Abon Dodol atau Lempok Buah 10 – 30 g Wajit Buah Geplak
04.2.2.1 Sayur (Termasuk Jamur, Akar dan Umbi, Polong- Sayur Beku 50 – 150 g Kentang Goreng Beku (Frozen French Fries) 25 – 100 g
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji polongan, dan Aloe Vera), Rumput Laut, Kacang Serta Biji-Bijian Beku Perkedel Kentang Beku Olahan Sayur Beku 30 – 100 g
04.2.2.2 Sayur (Termasuk Jamur, Akar dan Umbi, Polong- polongan, dan Aloe Vera), Rumput Laut, Kacang Serta Biji-Bijian Kering Sayur Kering 5 – 50 g Rumput Laut Kering 3 – 10 g Nori Tepung Daun Kelor Kacang Kering dan Polong Kacang Kering 25 – 50 g Biji Bunga Matahari 10 – 50 g Kuaci Biji Wijen 10 – 30 g Emping Melinjo 20 – 40 g Emping Jengkol Kentang Kering Serpih (Flakes)
04.2.2.3 Sayur (Termasuk Jamur, Akar dan Umbi, polong- polongan, dan Aloe Vera) dan Rumput Laut Dalam Cuka, Minyak, Larutan Garam atau Kecap Kedelai Jamur Dalam Minyak Zaitun atau Jamur Dalam Minyak Nabati Lain 50 – 100 g Sayur Asin Jamur Asin Asinan Jahe Acar (Sweet Pickle) 20 – 100 (g atau ml)
04.2.2.4 Sayur (Termasuk Jamur, Akar dan Umbi, Polong- polongan, dan Aloe Vera) Dalam Kemasan, Botol atau dalam Retort Pouch Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 50 – 150 g Khusus untuk Manisan Rumput Laut dalam Kemasan 20 – 150 g Khusus untuk Lidah Buaya dalam Kemasan 100 – 200 g
04.2.2.5 Puree dan Produk Oles Sayur (Termasuk Jamur, Akar dan Umbi, polong-polongan, dan Aloe Vera), Kacang dan Biji- Bijian (Misalnya Selai Kacang) Puree Tomat 30 – 100 g Selai Kacang 10 – 30 g Olesan Kacang Olesan Mengandung Kacang Selai Sayur Selai Biji
04.2.2.6 Bahan Baku dan Bubur (Pulp) Sayur (Termasuk Jamur, Akar dan Umbi, Polong-polongan, Pasta Tomat 30 – 100 g Pasta Umbi Bubur (Pulp) Sayur Produk Jeli Tidak Siap Konsumsi 50 – 100 g
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji dan Aloe Vera), Kacang dan Biji- Bijian (Misalnya Makanan Pencuci Mulut dan Saus Sayur, Sayur Bergula). Tidak Termasuk Produk dari Kategori
04.2.2.5 Makanan Pencuci Mulut (Dessert) Berbasis Sayur 30 – 150 (g atau ml)
04.2.2.7 Produk Fermentasi Sayur (Termasuk Jamur, Akar dan Umbi, Polong- polongan, Kacang dan Aloe Vera) dan Rumput Laut, Tidak Termasuk Kategori Pangan 12.10 Pikel (fermentasi) 25 – 100 g Sawi Asin Sauerkraut Jamur Fermentasi Kimchi Gochujang 10 – 50 g Tempe Selain Kedelai 50 – 100 g Tape Singkong Oncom Hitam Olahan Kacang Serupa Keju 15 – 30 g
04.2.2.8 Sayur (Termasuk Jamur, Akar dan Umbi, Polong- polongan, dan Aloe Vera), dan Rumput Laut yang Dimasak Keripik Bayam 20 – 40 g Keripik Jamur Kancing Kerupuk Jengkol Keripik Bonggol Pisang Keripik Sayur Getuk Singkong 50 – 100 g Dodol Lidah Buaya 10 – 30 g Dodol Rumput Laut Olahan Sayur 50 – 100 g Umbi Panggang
05. Kategori 05.0 Kembang Gula/Permen dan Cokelat
05.1.1 Kakao Bubuk, Keik Kakao dan Kakao Massa Kakao Bubuk 5 – 30 g Lemak Kakao (Cocoa Butter) 15 – 30 g Bubuk Minuman Kakao (Drinking Cocoa Mixes) 10 – 40 g Bubuk Minuman Cokelat (Drinking Chocolate) Kakao Instan Cokelat Instan Cokelat Bubuk
05.1.2 Sirup Campuran Kakao/Cocoa Mixes (syrups) Sirup Cokelat 20 – 50 (g atau ml)
05.1.3 Olesan Berbasis Kakao, Termasuk Isian (Filling) Cokelat Pasta (Berbasis Minyak) 10 – 40 g Cokelat Pasta (Berbasis Air)
05.1.4 Produk Kakao dan Cokelat Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 10 – 50 g
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji Khusus untuk Meses/Cokelat Butir/Cokelat Vermicelli /Streusel dan Meses Susu/Cokelat Susu Butir/Cokelat Susu Vermicelli 10 – 30 g Khusus untuk Bonbon Cokelat /Permen Isi Cokelat, Praline, Truffles, Cokelat Isi (filled chocolate) 10 – 40 g
05.1.5 Cokelat Imitasi, Produk Pengganti Cokelat Cokelat Paduan/Cokelat Compound 10 – 50 g Cokelat Paduan/Cokelat Compound Butir 10 – 30 g Minuman Cokelat Paduan berbentuk cair 125 – 250 ml Minuman Cokelat Paduan berbentuk bubuk/padat 10 – 40 g Cokelat Imitasi 10 – 50 g Cocoa Butter Equivalent 15 – 30 g
05.2 Kembang Gula/Permen Meliputi Kembang Gula Keras dan Lunak/Permen Keras dan Lunak, Nougats, dan lain- lain, Tidak Termasuk Produk Dari Kategori 05.1.
05.3, dan 05.4 Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 1 – 10 g Khusus untuk permen Lollipop 10 – 25 g
05.3 Kembang Gula Karet/Permen Karet Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 1 – 10 g
05.4 Dekorasi (Misalnya Untuk Bakery), Topping (Non-Buah) dan Saus Manis Saus Butterstotch 10 – 30 (g atau ml) Saus/Topping/Olesan Cokelat Saus/Topping/Olesan Manis Saus/Topping/Olesan (non buah) Taburan Berbasis Gula 10 – 30 g
06. Kategori 06.0 Serealia dan Produk Serealia yang Merupakan Produk Turunan dari Biji Serealia, Akar dan Umbi, Kacang-kacangan dan Empulur (Bagian dalam Batang Tanaman), Tidak Termasuk Produk Bakeri dari Kategori 07.0
06.1 Biji-Bijian Utuh, Patahan, atau Serpihan, Termasuk Beras Beras Pecah Kulit Pratanak 50 – 100 g Nasi Instan 50 – 100 g Bubur Instan 20 – 100 g
06.3 Bulgur 25 – 50 g
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji Serealia untuk Sarapan, Termasuk Rolled Oats Keping Jagung (Corn Flake) Oatmeal 20 – 75 g Sereal Siap Santap 20 – 60 g Sereal Siap Santap dengan Serealia Utuh (Whole Grain Ready to Eat Cereal) Minuman Sereal/Minuman Serealia bentuk serbuk Minuman Sereal/Minuman Serealia bentuk cair 100 – 250 ml Tiwul 50 – 60 g Granola 20 – 60 g
06.4.1 Pasta dan Mi Mentah serta Produk Sejenisnya Mi Basah Mentah 50 – 100 g Kulit Pangsit/Risol/Lumpia 5 – 30 g Pangsit/Pastel/Lumpia/ Risol/Samosa Mentah 25 – 50 g
06.4.2 Pasta dan Mi Kering serta Produk Sejenisnya Kuetiaw Kering 50 – 100 g
Pasta Pasta Gandum Utuh Produk Pasta Sayur Pasta Lainnya Produk Mi Sayur
06.4.3 Pasta dan Mi Pra- Masak serta Produk Sejenis Sohun 50 – 100 g Sohun Lainnya Bihun Bihun Lainnya Pasta Instan 80 –180 g
Pasta Instan Lainnya Bihun Instan Kuetiaw Instan Makaroni Instan Mi Instan Mi Instan Lainnya Mi Kering 50 – 100 g Mi Kering Lainnya Mi Basah Matang Mi Basah Matang Lainnya Mi Soa Butiran Tepung dan/atau Pati dengan/tanpa bumbu 40 – 70 g Butiran Tepung dan/atau Pati yang disertai dengan bumbu dan pelengkap 150 – 300 g Olahan Tepung/Pati 50 – 150 g Olahan Tepung/Pati Siap Konsumsi 15 – 40 g Pangsit/Pastel/Lumpia/ Risol/Samosa Pramasak 25 – 50 g
06.5 Sagu/Pati Mutiara 10 – 30 g
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji Makanan Pencuci Mulut Berbasis Serealia dan Pati (Misalnya Puding Nasi, Puding Tapioka) Premiks Untuk Makanan Pencuci Mulut Berbasis Serealia dan Pati
06.7 Produk Olahan Beras Dodol/Jenang/Gelamai 10 – 30 g Wajik/Wajit Kue Mochi Kue Teuck/Tteok 150 – 300 g
Kue Berbahan Beras Lainnya 30 – 100 g Brem Padat 10 – 30 g Nasi Siap Konsumsi/Siap Santap/Siap Saji Per kemasan Bubur Beras Siap Konsumsi/Siap Santap/Siap Saji
06.8.1 Minuman Kedelai Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk cair 100 – 250 ml Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk bubuk/padat 20 – 60 g Konsentrat Sari Kedelai 15 – 30 ml
06.8.2 Lapisan Tipis Cairan Kedelai - 20 – 50 g
06.8.3 Tahu Segar Tahu 50 – 100 g
06.8.4.1 Tahu Semi-Kering yang Diolah dengan Saus Kental - 20 – 80 g
06.8.4.2 Tahu Semi-Kering yang Diolah dengan Minyak Banyak (Deep-Fried) - 20 – 80 g
06.8.4.3 Tahu Semi-Kering, Selain dari Kategori
06.8.4.1 dan
06.8.4.2 - 20 – 80 g
06.8.5 Tahu Kering Tahu Kering 20 – 80 g
06.8.6 Kedelai Fermentasi Dou chi 10 – 30 g Natto 25 – 75 g Tempe
06.8.7 Tahu Fermentasi - 10 – 40 g
06.8.8 Produk protein kedelai lainnya Produk Protein Kedelai 25 – 100 g Texturized Vegetable Protein (TVP)
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji
07. Kategori 07.0 Produk Bakeri
07.1.1 Roti dan Roti Kadet (Roll) - 40 – 100 g
07.1.1.1 Roti yang Dikembangkan dengan Kamir dan Roti Istimewa Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 40 – 100 g
07.1.1.2 Roti Soda Roti Soda 40 – 100 g
07.1.2 Krekers, Tidak Temasuk Krekers Manis Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 30 g
07.1.3 Produk Bakeri Tawar Lainnya (Misalnya Bagel, Pita, Muffin Inggris) Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 40 – 100 g Khusus untuk Bagel 15 – 30 g Khusus untuk Roti Canai/Roti Cane/Roti Kane/Roti Kanai/Roti Maryam 40 – 120 g
07.1.4 Produk Serupa Roti Termasuk Roti Untuk Isi (Stuffing) dan Tepung Roti, Tepung Panir Crouton 15 – 60 g Roti untuk Stuffing 25 – 100 g
07.1.5 Roti dan Bun Kukus (Steamed Bun) Mantao 30 – 100 g Bakpao/Pao Bun Kukus 40 – 100 g
07.2.1
Keik, Kukis dan Pai (Isi Buah atau Custard, Vla) Keik (Cake) 25 – 100 g Keik Mentega (Butter Cake) Keik Keju (Cheese Cake) Keik Pound (Pound Cake atau Quatre Quarts) Brownies Biskuit 15 – 50 g Biskuit Non Terigu Biskuit Marie Biskuit Marie Salut Biskuit Lapis/Biskuit Sandwich Biskuit Colek Kukis Kukis Lunak (Soft Cookies) Kukis Gula Kukis Oatmeal Nastar Kastengel Wafer 10 – 50 g Wafer Roll/Wafer Stick Wafer Salut Pai 25 – 50 g
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji Pai Isi Bolu Kukus Bika Ambon Biskuit Bar Sereal Isi 20 – 50 g Egg Roll 15 – 30 g Crepes Roti Bagelen Kue Semprong/Kapit/Gapit
07.2.2 Produk Bakeri Istimewa Lainnya (Misalnya Donat, Roll Manis, Scones, dan Muffin) Pastri 25 – 50 g Roti Manis 40 – 150 g Roti Isi Scone Donat Muffin Amerika (American Muffin) Roti Buaya Kue Tambang 15 – 30 g Wafel 20 – 100 g Stroopwafel Cone untuk Es Krim 4 – 20 g Panekuk 25 – 50 g Bakpia Bolu Emprit
15 – 30 g
Remahan Biskuit 10 – 50 g Nopia 15 – 50 g Piza/Pizza 30 – 100 g
08.0 Kategori 08.0 Daging dan Produk Daging, Termasuk Daging Unggas dan Daging Hewan Buruan
08.1.2 Daging, Daging Unggas dan Daging Hewan Buruan Segar yang Dihaluskan Patties 50 – 100 g Sosis Mentah Sosis Mentah Daging Babi Daging Cincang
08.2.1.1 Produk Olahan Daging, Daging Unggas dan Daging Hewan Buruan, dalam Bentuk Utuh atau Potongan yang Di-curing (Termasuk Penggaraman) Tanpa Perlakuan Panas Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 50 – 100 g
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji
08.2.1.2 Produk Daging, Daging Unggas dan Daging Hewan Buruan dalam Bentuk Utuh Atau Potongan yang Di- curing (Termasuk Penggaraman) dan Dikeringkan Tanpa Perlakuan Panas Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 50 – 100 g
08.2.2 Produk Daging, Daging Unggas Dan Daging Hewan Buruan, Dalam Bentuk Utuh Atau Potongan yang Diolah Dengan Perlakuan Panas Daging Paha Babi Curing Matang 50 – 100 g Ham Sapi (Daging Paha Sapi Curing) Matang Bahu Babi Curing Matang Bahu Sapi Curing Matang Daging Olahan Berbumbu 50 – 150 g Daging Kuah dalam Kemasan 100 – 150 g Daging dalam Kaleng 50 – 100 g Abon Daging 10 – 25 g Kerupuk Kulit/Rambak 20 – 40 g
Keripik Paru Kerupuk Berbasis Daging, Daging Unggas dan Daging Hewan Buruan Usus Ayam Goreng Foie Gras and Pates 50 – 100 g
08.2.3 Produk Olahan Daging, Daging Unggas dan Daging Hewan Buruan dalam Bentuk Utuh Maupun Potongan yang Dibekukan (Diproses, Disimpan Maupun Diperdagangkan Dalam Bentuk Beku) Ayam Katsu (Chicken Katsu) 50 – 100 g Ayam Karage (Chicken Karage) Ayam Goreng Daging Marinasi Beku Chicken Strip Beku Kulit Ayam Goreng Ayam Cordon Bleu (Chicken Cordon Bleu) 50 – 150 g Daging Olahan Berbumbu Beku Potongan Daging dengan Saus dalam Kemasan yang Dibekukan 100 – 150 g
08.3.1.1 Daging, Daging Unggas dan Daging Hewan Buruan yang Dihaluskan yang Di- curing (Termasuk Penggaraman) Tanpa Perlakuan Panas Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 50 – 100 g
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji
08.3.1.2 Daging, Daging Unggas dan Daging Hewan Buruan yang Dihaluskan, yang Di-curing (termasuk Penggaraman) dan Dikeringkan Tanpa Perlakuan Panas Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 50 – 100 g
08.3.1.3 Daging, Daging Unggas dan Daging Hewan Buruan, yang Dihaluskan, Difermentasi Tanpa Perlakuan Panas Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 50 – 100 g
08.3.2 Daging, Daging Unggas dan Daging Hewan Buruan, yang Dihaluskan, dan Diolah dengan Perlakuan Panas Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 50 – 100 g Khusus untuk Daging Cincang Olahan Berbumbu dan Daging Halus Olahan Berbumbu 50 – 150 g
08.3.3 Daging, Daging Unggas dan Daging Hewan Buruan yang Dihaluskan, Diolah dan Dibekukan Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 50 – 100 g
09. Kategori 09.0 Ikan dan Produk Perikanan Termasuk Moluska, Krustase dan Ekinodermata
09.2.1 Ikan, Filet Ikan, dan Produk Perikanan Termasuk Moluska, Krustase, dan Ekinodermata yang Dibekukan Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 50 – 100 g Khusus untuk Pempek Ikan Rebus Beku 50 – 150 g
09.2.2 Ikan, Filet Ikan dan Hasil Perikanan Termasuk Moluska, Krustase, dan Ekinodermata Berlapis Tepung yang Dibekukan Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 50 – 100 g
09.2.4.1 Ikan dan Produk Ikan yang Telah Dimasak Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 50 – 100 g Khusus untuk Pempek Ikan (Rebus) dan Olahan Ikan Berbumbu 50 – 150 g
09.2.4.2 Moluska, Krustase, dan Ekinodermata Matang Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 50 – 100 g
09.2.4.3 Ikan dan Produk Perikanan Termasuk Moluska, Krustase, Ekinodermata Udang Popcorn 50 – 100 g Bakso Ikan/Moluska/Krustase/ Ekinodermata (Kering)
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji Goreng atau Panggang Kue Ikan/Kamaboko/Fish Cake (goreng atau panggang) Sambal Goreng Udang 10 – 20 g Sambal Goreng Ikan Keripik Kulit Ikan Goreng 20 – 40 g Abon Ikan 10 – 25 g Pempek Ikan (Goreng atau Panggang) 50 – 150 g Rendang Ikan Tuna Rendang Kerang Ikan Renyah 20 – 40 g Keripik Ikan Keripik Belut Tortila Ikan 40 – 100 g
09.2.5 Ikan dan Produk Perikanan Termasuk Moluska, Krustase dan Ekinodermata yang Diasap, Dikeringkan, Difermentasi, dan/atau Digarami Ikan Asap 50 – 100 g Ikan Kayu Ikan Kering 20 – 50 g Ikan Asin Kering Teri Asin Kering Teri Nasi Setengah Kering Belut Kering Udang Kering Tanpa Kulit (Ebi) Ebi Bubuk Cumi dan Sotong Kering Ikan Asin Jambal Roti Ikan Peda Bekasam/Bekasang Rusip Masin Pasta Gonad Bulu Babi Kerupuk Ikan, Udang, Moluska (Mentah) 20 – 40 g Kerupuk Kulit Ikan Mentah Dendeng Ikan 50 – 100 g Pasta Ikan Terasi Udang 5 – 20 g Rebon
09.3.1 Ikan dan Produk Perikanan Termasuk Moluska, Krustase, dan Ekinodermata yang Direndam Dalam Bumbu (Marinasi) dan/atau Di Dalam Jelly Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 50 – 150 g
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji
09.3.2 Ikan dan Produk Perikanan Termasuk Moluska, Krustase, dan Ekinodermata yang Diolah Menjadi Pikel dan/atau Direndam Dalam Larutan Garam Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 25 – 100 g
09.3.3 Pengganti Telur Salmon, Caviar, dan Produk Telur Ikan Lainnya Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 10 – 25 g
09.3.4 Ikan dan Produk Perikanan Termasuk Moluska, Krustase dan Ekinodermata Semi Awet (Contohnya adalah Pasta Ikan), tidak termasuk produk pada kategori 09.3.1 sampai 09.3.3 Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 10 – 20 g
09.4 Ikan dan Produk Perikanan yang Diawetkan, Termasuk Ikan dan Produk Perikanan yang Dikalengkan atau Difermentasi, Termasuk Moluska, Krustase dan Ekinodermata Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 30 – 100 g Khusus untuk Sosis Ikan/Moluska/Krustase/ Ekinodermata Siap Santap dan Otak-Otak Ikan/Moluska/Krustase/ Ekinodermata Siap Santap 50 – 100 g
10. Kategori 10.0 Telur dan Produk-produk Telur
10.2.2 Produk Telur Beku Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 25 – 75 g
10.2.3 Produk-Produk Telur yang Dikeringkan dan/atau Dipanaskan Hingga Terkoagulasi Telur Matang/Setengah Matang 25 – 75 g Telur Pindang Rendang Telur
10.3 Telur yang Diawetkan, Termasuk Produk Tradisional Telur Yang Diawetkan, Termasuk Dengan Cara Dibasakan, Diasinkan dan Dikalengkan Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 25 – 75 g
10.4 Makanan Pencuci Mulut Berbahan Dasar Telur (Misalnya Custard) Selai Kaya 10 – 30 (g atau ml) Custard
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji
11.0 Kategori 11.0 Gula dan Pemanis, Termasuk Madu
11.1.2 Gula Serbuk, Dekstrosa Serbuk Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 5 – 10 g
11.1.3 Gula Putih Lembab (Soft White Sugar), Gula Merah Lembab (Soft Brown Sugar), Sirup Glukosa, Sirup Glukosa Kering (Dried Glucose Syrup), Gula Tebu Mentah Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk padat/bubuk 5 – 10 g Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk cair 10 – 20 ml
11.1.5 Gula Kristal Putih Gula Kristal Putih atau Gula Pasir 5 – 10 g
11.2 Gula Merah, Tidak Termasuk Dalam Kategori Pangan
11.1.3 Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 5 – 10 g
11.3 Larutan Gula dan Sirup, juga Gula Invert (Sebagian), Termasuk Treacle dan Molases (Tetes Tebu), Tidak Termasuk Produk Dari Kategori 11.1.3 Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 10 – 20 ml
11.4 Gula dan Sirup Lainnya (Misal Xilosa, Sirup Maple, Gula Hias).
Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk padat/bubuk 10 – 20 g Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk cair 10 – 20 ml
11.5 Madu Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 5 – 15 ml Khusus untuk madu serbuk 5 – 10 g
11.6 Pemanis, Termasuk Pemanis Buatan (Table Top Sweeteners, Termasuk yang Mengandung Pemanis dengan Intensitas Tinggi) - Maksimal 5 g atau ml
12.0 Kategori 12.0 Garam, Rempah, Sup, Saus, Salad, Produk Protein
12.1.1 Garam Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 0,5 – 1,5 g
12.2.2 Bumbu dan Kondimen Bumbu Siap Pakai berbentuk kering (bubuk atau blok) 2 – 8 g
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji Bumbu Siap Pakai berbentuk pasta 5 – 20 (g atau ml) Bumbu Siap Pakai berbentuk cair 5 – 10 ml Bumbu Ekstrak Daging Sapi 1 – 4 g Bumbu Ekstrak Daging Ayam Bumbu Ekstrak Udang Bumbu Ekstrak Cumi Bumbu Rasa Bubuk/Blok/Kubus/Pasta Ekstrak Ayam/Sapi/ Udang/Keju Bumbu Pasta Ekstrak Daging (Misalnya Bumbu Pasta Ekstrak Daging Sapi dan Daging Ayam) 5 – 20 (g atau ml) Bumbu Tabur 2 – 10 g
12.3 Cuka Makan
Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 5 – 30 g
12.4 Mustard Mustard/Saus Mustard 15 - 30 (g atau ml)
12.5.1 Sup Siap Saji dan Kaldu, Termasuk Kalengan, Botol dan Beku Sup Siap Konsumsi 100 – 200 (g atau ml) Sari Pati Ayam 25 - 50 ml Kaldu dan Konsome berbentuk bubuk 5 – 10 g Kaldu dan Konsome berbentuk pasta atau cair 50 – 100 (g atau ml)
12.5.2 Bubuk atau Campuran Untuk Sup dan Kaldu Sup Instan 10 – 20 g Sup Krim Instan Sup Pasta Instan (Misalnya Sup Makaroni Instan) 100 – 200 (g atau ml) Sup Krim Pasta Instan (Misalnya Sup Krim Makaroni Instan)
12.6.1 Saus Teremulsi (Misalnya Mayonais, Salad Dressing, Onion Dips) Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 30 (g atau ml)
12.6.2 Saus Non-Emulsi (Misalnya Saus Tomat, Saus Keju, Saus Krim, Gravi Coklat) Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 10 – 30 (g atau ml) Khusus untuk Saus Tiram, Saus Asam Manis, Kecap Inggris, Saus Worchester, dan Saus Teriyaki 5 – 10 (g atau ml)
12.6.3 Campuran Untuk Saus, Gravies, dan Dressing - 5 – 20 (g atau ml)
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji
12.6.4 Saus Bening (Misalnya Kecap Ikan) Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 10 – 20 (g atau ml)
12.7 Produk Oles Untuk Salad (Misalnya Salad Makaroni, Salad Kentang) dan Sandwich, Tidak Mencakup Produk Oles Berbasis Cokelat dan Kacang Dari Kategori
04.2.2.5 dan 05.1.3 Olesan/Saus 15 - 30 ml
12.9.1 Pasta Kedelai Fermentasi Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 30 (g atau ml)
12.9.2.1 Saus Kedelai Fermentasi Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 10 – 30 (g atau ml)
12.9.2.2 Saus Kedelai Non- Fermentasi Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 10 – 30 (g atau ml)
12.9.2.3 Saus Kedelai Lainnya Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini
10 – 30 (g atau ml)
14.0 Kategori 14.0 Minuman, Tidak termasuk Produk Susu
14.1.1.1 Air Mineral Alami dan Sumbernya Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 100 – 250 ml
14.1.1.2 Air Minum Olahan Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 100 – 250 ml
14.1.2.1 Sari Buah Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 100 – 250 ml Khusus untuk Sari Buah Kurma 10 – 30 ml Khusus untuk sari buah dengan karakteristik rasa sangat asam, seperti sari jeruk nipis (lime juice) dan sari buah lemon
14.1.2.2 Sari Sayur Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 100 – 250 ml
14.1.2.3 Konsentrat Sari Buah Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 30 ml
14.1.2.4 Konsentrat Sari Sayur Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 30 ml
14.1.3.1 Nektar Buah Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 100 – 250 ml
14.1.3.2 Nektar Sayur Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 100 – 250 ml
14.1.3.3 Konsentrat Nektar Buah Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 30 ml
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji
14.1.3.4 Konsentrat Nektar Sayur Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 30 ml
14.1.4.1 Minuman Berbasis Air Berperisa yang Berkarbonat Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 100 – 250 ml
14.1.4.2 Minuman Berbasis Air Berperisa Tidak Berkarbonat, Termasuk Punches dan Ades Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 100 – 250 ml
14.1.4.3 Konsentrat (Cair atau Padat) Untuk Minuman Berbasis Air Berperisa Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk cair 10 – 30 ml Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk bubuk/padat 10 – 50 g Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk bubuk/padat yang terdiri dari gula, BTP, ekstrak, zat gizi, dan/atau zat non-gizi 6 – 10 g
14.1.5 Kopi, Kopi Substitusi, Teh, Seduhan Herbal, dan Minuman Biji Bijian dan Sereal Panas, kecuali Cokelat Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk cair 100 – 250 ml Khusus untuk Konsentrat Minuman Teh dan Konsentrat Minuman Kopi 10 – 30 ml Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini yang berbentuk bubuk/padat 10 – 30 g Khusus untuk minuman botanikal celup 1 – 5 g Khusus untuk teh bubuk/ instan/celup/kering 1 – 5 g Khusus untuk Kopi instan, Kopi dekafein, dan Kopi instan dekafein 2 – 5 g Khusus untuk Minuman Serbuk Kopi, Minuman Serbuk Kopi Krimer, Minuman Serbuk Kopi Susu 2 – 30 g
15.0 Kategori 15.0 Makanan Ringan Siap Santap
15.1 Makanan Ringan – Berbahan Dasar Kentang, Umbi, Serealia, Tepung atau Pati (dari Umbi dan Kacang) Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 12 – 40 g Khusus untuk Makanan Ringan Ekstrudat 10 – 20 g
No.
Nama Kategori Pangan Nama Jenis Takaran Saji
15.2 Olahan Kacang, Termasuk Kacang Terlapisi dan Campuran Kacang (Contoh Dengan Buah Kering) Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 40 g
15.3 Makanan Ringan Berbasis Ikan Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini 15 – 40 g
16.0 Kategori 16.0 Pangan Siap Saji (Terkemas)
16.0 Kategori 16.0 Pangan Siap Saji (Terkemas) Termasuk semua nama jenis dalam kategori ini per 100 g, 100 ml, per buah, atau per kemasan
KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN,
ttd.
TARUNA IKRAR
LAMPIRAN III PERATURAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR 10 TAHUN 2026 TENTANG INFORMASI NILAI GIZI PADA LABEL PANGAN OLAHAN
ACUAN LABEL GIZI
No
Zat Gizi
Satuan Nilai ALG Usia 0-5 Bulan* Usia 6-11 Bulan** Usia 1-3 Tahun
Umum Ibu Hamil Ibu Menyusui
1. Energi kkal 550 800 1350 2150 2450 2550
2. Protein g 9 15 20 60 90 80
3. Lemak Total g 31 35 45 63 65 65
4. Lemak Jenuh g - - - 20 20 20
5. Kolesterol mg - - - <300 <300 <300
6. Asam linoleat mg 4400 4400 7000 13000 15000 15000
7. Asam α- linolenat mg 500 500 700 1300 1600 1500
8. Karbohidrat Total g 59 105 215 325 378 393
9. Serat Pangan g 0 11 19 30 34 36
10. Vitamin A1 mcg RE 375 400 400 600 900 950
11. Vitamin D2 mcg 10 10 15 15 15 15
12. Vitamin E3 mg 4 5 6 15 14 18
13. Vitamin K mcg 5 10 15 60 54 54
14. Vitamin B1 mg 0,2 0,3 0,5 1,2 1,5 1,6
15. Vitamin B2 mg 0,3 0,4 0,5 1,2 1,4 1,6
16. Vitamin B34 mg NE atau mg 2 4 6 15 18 17
17. Vitamin B5 mg 1,7 1,8 2 5 6 7
18. Vitamin B6 mg 0,1 0,3 0,5 1,3 1,9 1,9
19. Folat5 mcg DFE atau mcg 80 80 160 400 600 500
20. Vitamin B12 mcg 0,4 1,5 1,5 3,7 4,2 3,8
21. Biotin mcg 5 6 8 30 27 32
22. Kolin mg 125 150 200 450 485 475
23. Vitamin C mg 40 50 40 90 100 135
24. Kalsium mg 200 270 650 1100 1300 1300
25. Fosfor mg 100 275 500 700 770 770
26. Magnesium mg 30 55 60 310 300 300
27. Natrium mg 120 370 1000 1500 1400 1400
28. Kalium mg 400 700 3000 4500 4500 4900
29. Mangan mg 0,003 0,7 1,2 2 2,2 2,8
30. Tembaga mcg 200 220 340 900 940 1240
No
Zat Gizi
Satuan Nilai ALG Usia 0-5 Bulan* Usia 6-11 Bulan** Usia 1-3 Tahun
Umum Ibu Hamil Ibu Menyusui
31. Kromium mcg 0,2 6 11 29 34 49
32. Besi mg 0,3 11 8 14 23 14
33. Iodium mcg 90 120 120 150 220 290
34. Seng mg 1,1 3 4 11 15 16
35. Selenium mcg 7 10 17 30 35 40
36. Fluor mg 0,01 0,5 0,6 3 3 3
37. Klor mg 180 570 - 2100 2100 2100
38. L-Karnitin mg 6,6 8,7 13,5 - - -
39. Myo-Inositol mg 22 29 45 - - -
Keterangan:
*Usia 0 (nol) sampai dengan 5 (lima) bulan adalah sejak lahir hingga 6 (enam) bulan kurang dari 1 (satu) hari **Usia 6 (enam) sampai dengan 11 (sebelas) bulan adalah 6 (enam) bulan hingga 12 (dua belas) bulan kurang dari 1 (satu) hari
Faktor Konversi:
1Vitamin A
1 mcg retinol equivalents (RE) = 1 mcg retinol 6 mcg β-carotene 12 mcg other provitamin A carotenoids 3,33 SI Vitamin A 2Vitamin D
1 mcg Vitamin D (kalsiferol) = 40 SI Vitamin D2 atau Vitamin D3
3Vitamin E (sebagai d-α-tocopherol)
1 mg α-tocopherol (α-TE) = 1 mg RRR-α-tocopherol (d-α- tocopherol)
4Vitamin B3/Niasin
1 mg niacin equivalents (NE)
= 1 mg niasin 60 mg triptofan 5Folat
1 mcg dietary folate equivalents (DFE) = 1 mcg food folate 0,6 mcg asam folat yang ditambahkan 1 mcg asam folat = 1,7 mcg DFE
KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN,
ttd.
TARUNA IKRAR
LAMPIRAN IV PERATURAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR 10 TAHUN 2026 TENTANG INFORMASI NILAI GIZI PADA LABEL PANGAN OLAHAN
PERSYARATAN DAN TATA CARA PENCANTUMAN LOGO PILIHAN LEBIH SEHAT
I.
FORMAT LOGO
Versi 1
Versi 2
Deskripsi logo:
1. Logo berupa lingkaran, dengan tanda centang (tick sign) dicantumkan di dalamnya.
2. Tulisan “PILIHAN LEBIH SEHAT” dicantumkan pada bagian atas di luar lingkaran dengan huruf kapital.
3. Tulisan “Dibandingkan Produk Sejenis Bila Dikonsumsi Dalam Jumlah Wajar” dicantumkan di bagian bawah di luar lingkaran.
4. Jenis huruf (font): Arial.
5. Warna
a. Latar belakang dalam lingkaran: Putih;
b. Tanda centang (tick sign): Hijau; dan
c. Tulisan “Dibandingkan Produk Sejenis Bila Dikonsumsi dalam Jumlah Wajar”: Hitam (dapat diubah dengan menyesuaikan kontras pada latar belakang.
II.
UKURAN LOGO
1. Logo harus proporsional dan jelas terbaca.
2. Ukuran logo tidak boleh lebih dari 5% (lima persen) dari luas bagian utama label.
Perhitungan luas bagian utama Label:
Tinggi (cm) x Lebar (cm)
Contoh perhitungan:
a. Ukuran (diameter) logo harus tidak kurang dari 15 mm (lima belas milimeter). Ukuran diameter ini juga berlaku jika hasil perhitungan ukuran logo maksimum kurang dari 15 mm (lima belas milimeter).
III.
KETENTUAN PENCANTUMAN LOGO
1. Logo harus ditempatkan di bagian yang mudah dilihat dan dibaca.
2. Pencantuman logo tidak boleh menyentuh nama dagang, atau menutupi informasi penting pada Label.
3. Dalam pencantuman logo ini, Pelaku Usaha dilarang:
a. mengubah warna;
b. mengubah format dan bentuk;
c. mengubah posisi (rotasi); dan/atau
d. mengganti jenis huruf (font).
IV.
PERSYARATAN Pangan Olahan yang akan mencantumkan Logo Pilihan Lebih Sehat harus memenuhi kriteria profil gizi (nutrient profile) yang ditetapkan untuk setiap jenis Pangan Olahan.
V.
PROFIL GIZI (NUTRIENT PROFILE)
1. Minuman Siap Konsumsi (Ready to drink) Minuman siap konsumsi dalam hal ini mencakup minuman susu fermentasi, minuman cokelat, minuman kedelai, sari kedelai, sari buah, sari sayur, minuman berperisa berkarbonat, minuman berperisa tidak berkarbonat, minuman sari kacang hijau, minuman kopi, minuman sereal/serealia, dan minuman botanikal/minuman rempah.
Tinggi = 30 cm, Lebar = 30 cm Luas bagian utama Label :
30 cm x 30 cm = 900 cm2 Ukuran logo maksimum :
5% x 900 cm2 = 45 cm2 45 cm2 L= 15 mm
Profil gizi untuk Minuman Siap Konsumsi harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 6,0 g per 100 ml - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over)
2. Susu Cair dan Minuman Susu (plain) Susu Cair dan Minuman Susu (plain) dalam hal ini mencakup susu plain, minuman susu plain, dan minuman mengandung susu plain.
Profil gizi untuk Susu Cair dan Minuman Susu (plain) harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 0,50 g per 100 ml - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over)
3. Susu Cair dan Minuman Susu Rasa/Berperisa Susu Cair dan Minuman Susu Rasa/Berperisa dalam hal ini mencakup susu rasa, susu berperisa, minuman susu rasa/berperisa, minuman mengandung susu rasa/berperisa.
Profil gizi untuk Susu Cair dan Minuman Susu Rasa/Berperisa harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 6,0 g per 100 ml - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over)
4. Pasta Instan dan Mi Instan Pasta dan mi instan dalam hal ini mencakup pasta instan, bihun instan, kuetiaw instan, makaroni instan, dan mi instan.
Profil gizi untuk pasta dan mi instan harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Garam 900,0 mg per 100 g - Lemak Total 20,0 g per 100 g -
5. Susu Bubuk Plain (01.5.1) Susu bubuk plain dalam hal ini mencakup Susu Bubuk Lemak Penuh (Full Cream), Susu Bubuk Lemak Penuh (Full Cream) Instan, Susu Bubuk Skim Sebagian, Susu Bubuk Skim, Campuran Susu dan Krim Bubuk (plain), dan Minuman Mengandung Susu Bubuk (plain).
Profil gizi untuk Susu Bubuk Plain harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 0,50 g per 100 ml produk siap konsumsi(***) - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over) (***) Produk direkonstitusi dengan air sebanyak 100 – 250 ml sesuai petunjuk penyajian
6. Susu Bubuk Rasa (01.1.4) Susu Bubuk Rasa dalam hal ini mencakup Susu Bubuk (Rasa), Susu Bubuk Skim (Rasa), Susu Bubuk Skim Sebagian (Rasa), Susu Bubuk Rasa/Berperisa, Susu Bubuk Skim Rasa/Berperisa, Susu Bubuk Skim Sebagian Rasa/Berperisa, Campuran Susu dan Krim Bubuk Berperisa atau (dengan) Rasa, Minuman Mengandung Susu Bubuk Berperisa atau dengan (Rasa).
Profil gizi untuk Susu Bubuk Rasa harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 6,0 g per 100 ml produk siap konsumsi(***) - Kalsium - 15 % ALG per 100 g (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over) (***) Produk direkonstitusi dengan air sebanyak 100 – 250 ml sesuai petunjuk penyajian
7. Keju (01.6) Keju dalam hal ini mencakup Keju Cottage (Cottage Cheese), Keju Cottage yang Ditambah Krim (Creamed Cottage Cheese), Keju Krim (Cream Cheese), Keju Mozzarella, Keju Bocconcini, Keju Cheddar, Keju Edam, Keju Camembert, Keju Bath, Keju Bondard, Keju Bougon, Keju Bouquet des moines, Keju Biru (Blue Cheese), Keju Bata (Brick Cheese), Keju Gouda, Keju Havarti, Keju Brie, Keju Parmesan, Keju Swiss, Keju Peram Lainnya, Keju Cheddar Olahan, Keju Gouda Olahan, Keju Olahan Plain, (American cheese, requeson), Keju Olahan Berperisa, Keju Olahan dengan Tambahan Buah, Sayur dan atau Daging (neufchatel cheese spread dengan sayur, pepper jack cheese, cheddar cheese spread dengan wine, dan cheese balls (keju olahan salut kacang, herba atau bumbu) dan Keju Ricotta.
Profil gizi untuk Keju Olahan harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Garam 700,0 mg per 100 g -
8. Es Krim (01.7) Es Krim dalam hal ini mencakup Es Krim Susu (Dairy Ice Cream), Es Krim, dan Es Susu.
Profil gizi untuk es krim harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 17,0 g per 100 g - Lemak Total 10,0 g per 100 g - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over)
9. Yogurt Plain (01.2.1.1 dan 01.2.1.2) Yogurt Plain dalam hal ini mencakup Yogurt dan Yogurt Kultur Lain (Alternate Culture Yogurt).
Profil gizi untuk Yogurt Plain harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 6,0 g per 100 g - Lemak Total 3,0 g per 100 g - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa
(**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over)
10. Yogurt Berperisa/Rasa (01.7) Yogurt Berperisa/Rasa dalam hal ini mencakup Yogurt Berperisa/Rasa dan Yogurt Kultur Lain (Alternate Culture Yogurt).
Profil gizi untuk Yogurt Berperisa/Rasa harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 10,0 g per 100 g - Lemak Total 3,0 g per 100 g - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over)
11. Makanan Pencuci Mulut (Dessert) Berbasis Buah Termasuk Makanan Pencuci Mulut Berbasis Air Berflavor Buah (04.1.2.9) Makanan Pencuci Mulut (Dessert) Berbasis Buah Termasuk Makanan Pencuci Mulut Berbasis Air Berflavor Buah dalam hal ini mencakup jeli agar, nata dalam kemasan, dan puding rasa/berperisa termasuk jeli dan puding yang dibuat dari bahan baku karageenan.
Profil gizi untuk jeli agar, nata dalam kemasan, dan puding rasa/berperisa harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 12,0 g per 100 g - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over)
12. Bubuk Minuman Cokelat (05.1.1 dan 05.1.5) Bubuk minuman cokelat dalam hal ini mencakup Bubuk Minuman Kakao (Drinking Cocoa Mixes), Bubuk Minuman Cokelat (Drinking Chocolate), Kakao Instan, Cokelat Instan, dan Minuman Cokelat Paduan.
Profil gizi untuk bubuk minuman cokelat harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 6,0 g per 100 ml produk siap konsumsi(***) - Lemak Total 9,0 g per 100 g - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over) (***) Produk direkonstitusi dengan air sebanyak 100 – 250 ml sesuai petunjuk penyajian
13. Serbuk minuman sereal (06.3) Profil gizi untuk serbuk minuman sereal harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 6,0 g per 100 ml produk siap konsumsi(***) - Lemak Total 7,0 g per 100 g - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa
(**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over) (***) Produk direkonstitusi dengan air sebanyak 100 – 250 ml sesuai petunjuk penyajian
14. Sereal siap santap (06.3) Sereal siap santap dalam hal ini mencakup sereal siap santap dan sereal siap santap dengan serealia utuh (whole grain ready to eat cereal) berbentuk flake, keping, dan bubur.
Profil gizi untuk sereal siap santap harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 16,0 g per 100 g - Lemak Total 7,0 g per 100 g - Serat Pangan - 3 g per 100 g atau memenuhi persyaratan klaim sumber (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over)
15. Granola (06.3) Profil gizi untuk granola harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 12,0 g per 100 g - Lemak Total 15,0 g per 100 g - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over)
16. Krekers (07.1.2 dan 15.1) dan Malkist (15.1) Krekers dalam hal ini mencakup Krekers, Krekers Krim, Water Biscuit, Krekers Soda, Krekers Beras (Senbei), Krekers Rasa, Krekers Sandwich, termasuk Malkist.
Profil gizi untuk Krekers dan Malkist harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 10,0 g per 100 g - Garam 500,0 mg per 100 g - Lemak Total 20,0 g per 100 g - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over)
17. Produk Bakeri Istimewa (07.2.1) Produk bakeri istimewa dalam hal ini mencakup Biskuit, Biskuit Non Terigu, Biskuit Lapis/Biskuit Sandwich, Biskuit Colek, Biskuit Marie, Biskuit Marie Salut, Kukis, Kukis Lunak (Soft Cookies), Kukis Gula, Kukis Oatmeal, Wafer, Wafer Roll/Wafer Stick, dan Wafer Salut.
Profil gizi untuk Produk Bakeri Istimewa harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 30,0 g per 100 g - Garam 275,0 mg per 100 g - Lemak Total 25,0 g per 100 g - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa
(**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over)
18. Sambal (12.6.2) Sambal dalam hal ini mencakup sambal dan saus cabe.
Profil gizi untuk sambal harus memenuhi persyaratan:
Zat gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 15,0 g per 100 g - Garam 1200,0 mg per 100 g - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over)
19. Saus Tomat (12.6.2) Profil gizi untuk Saus Tomat harus memenuhi persyaratan:
Zat gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 5,0 g per 100 g - Garam 500,0 mg per 100 g - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over)
20. Kecap Kedelai Manis (Sweet Soy Sauce) 12.9.2.3 Profil gizi untuk Kecap Kedelai Manis (Sweet Soy Sauce) harus memenuhi persyaratan:
Zat gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 50,0 g per 100 ml - Garam 1200,0 mg per 100 ml - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over)
21. Minuman Serbuk Rasa/Berperisa (14.1.4.3) Profil gizi untuk Minuman Serbuk Rasa atau Minuman Serbuk Berperisa harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Gula(*)(**) 6,0 g per 100 ml produk siap konsumsi(***) - (*) Seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa (**) Tidak boleh menggunakan BTP Pemanis, baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over) (***) Produk direkonstitusi dengan air sebanyak 100 – 250 ml sesuai petunjuk penyajian
22. Makanan Ringan Siap Santap (15.1 dan 15.3) Makanan riang siap santap dalam hal ini mencakup makanan ringan asin/gurih atau rasa lainnya yang berbahan dasar Kentang, Umbi, Serealia, Tepung atau Pati (dari Umbi dan Kacang) dan makanan ringan berbasis ikan.
Profil gizi untuk Makanan Ringan Siap Santap harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Garam 400,0 mg per 100 g - Lemak Total 20,0 g per 100 g -
23. Olahan Kacang, Termasuk Kacang Terlapisi dan Campuran Kacang Contoh Kacang dengan Buah Kering (15.2) Olahan kacang dalam hal ini mencakup Kacang Garing/Kacang Kulit, Kacang Sangrai, Kacang Goreng, Kacang Goreng Lainnya, Kacang Bawang / Kacang Tojin, Kacang Panggang, Kacang Panggang Lainnya, Kacang Atom/Sukro, Kacang Atom Lainnya, Kacang Telur, Kacang Goyang, Kacang Bersalut.
Profil gizi untuk Olahan Kacang, Termasuk Kacang Terlapisi dan Campuran Kacang Contoh Kacang dengan Buah Kering harus memenuhi persyaratan:
Zat Gizi Batas maksimum Batas minimum Garam 350,0 mg per 100 g - Lemak Total 25,0 g per 100 g -
KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN,
ttd.
TARUNA IKRAR
LAMPIRAN V PERATURAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR 10 TAHUN 2026 TENTANG INFORMASI NILAI GIZI PADA LABEL PANGAN OLAHAN
PERSYARATAN PENCANTUMAN NUTRI-LEVEL UNTUK MINUMAN SIAP KONSUMSI, MINUMAN BENTUK BUBUK, DAN KONSENTRAT BENTUK CAIR DAN PADAT
1. Persyaratan kandungan gula, garam, dan lemak total per 100 ml produk siap konsumsi Zat Gizi Level A B C D Gula (g) * ≤ 0,5 > 0,5 - ≤ 6,0 > 6,0 - ≤ 12,5 > 12,5 Garam (natrium) (mg) ≤ 5,0 > 5,0 - ≤ 120,0 > 120,0 - ≤ 500,0 > 500,0 Lemak total (g) ≤ 0,5 > 0,5 - ≤ 3,0 > 3,0 - ≤ 17,0 > 17,0
2. Pencantuman Nutri-Level harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Level A tidak boleh menggunakan BTP pemanis (BTP pemanis alami dan/atau BTP pemanis buatan), baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over);
b. Level B hanya dapat menggunakan BTP pemanis alami;
c. Level C dan Level D dapat menggunakan BTP pemanis (BTP pemanis alami dan/atau BTP pemanis buatan);
d. Gula mencakup seluruh monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa; dan
e. Persyaratan kandungan lemak total dikecualikan untuk Pangan Olahan berupa:
i. susu cair plain (susu lemak penuh, susu skim sebagian, dan susu skim), dengan atau tanpa penambahan vitamin dan mineral, serta tanpa penambahan bahan pangan lain; dan ii.
susu bubuk plain (susu bubuk lemak penuh, susu bubuk lemak penuh instan, susu bubuk skim sebagian, susu bubuk skim).
KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN,
ttd.
TARUNA IKRAR
LAMPIRAN VI PERATURAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR 10 TAHUN 2026 TENTANG INFORMASI NILAI GIZI PADA LABEL PANGAN OLAHAN
TATA CARA PENCANTUMAN NUTRI-LEVEL
I.
TATA CARA PENCANTUMAN Nutri-Level dicantumkan sebagai berikut:
1. Nutri-Level dicantumkan berupa huruf A, B, C, dan D yang dituliskan secara lengkap.
2. Level Pangan Olahan ditentukan berdasarkan level Gula, Garam, dan Lemak Total. Dalam hal terdapat level yang berbeda untuk Gula, Garam, atau Lemak Total, maka level yang paling rendah ditetapkan sebagai level Pangan Olahan.
3. Level Pangan Olahan ditunjukkan dengan menonjolkan salah satu huruf yang sesuai.
4. Pencantuman Nutri-Level harus disertai dengan kandungan Gula, Garam, dan/atau Lemak Total per 100 ml (seratus mililiter) produk siap konsumsi yang kandungannya berada pada level C atau level D sesuai level yang paling rendah.
5. Nutri-Level pada Pangan Olahan yang memiliki level A dan level B dapat dicantumkan dengan 2 (dua) cara sebagai berikut:
a. hanya mencantumkan Nutri-Level Pangan Olahan secara lengkap dengan menonjolkan salah satu huruf sesuai dengan level Pangan Olahan (level A atau level B), tanpa mencantumkan kandungan Gula, Garam, dan/atau Lemak Total; atau
b. mencantumkan Nutri-Level Pangan Olahan secara lengkap dengan menonjolkan salah satu huruf sesuai dengan level Pangan Olahan (level A atau B), dan disertai dengan kandungan Gula, Garam, dan/atau Lemak Total per 100 ml (seratus mililiter) produk siap konsumsi yang kandungannya berada pada level A atau level B sesuai level yang paling rendah.
Contoh format:
II.
FORMAT
1. Nutri-Level dapat dicantumkan dengan 2 (dua) format, yaitu format lengkap atau format sederhana. Pemilihan format tersebut didasarkan pada luas permukaan label.
1) Format Lengkap Format lengkap digunakan pada Pangan Olahan dengan luas permukaan Label lebih dari 30 cm2 (tiga puluh sentimeter persegi).
Format yang digunakan dapat berupa format horizontal atau vertikal, menyesuaikan dengan bentuk kemasan. Pencantuman Nutr-Level disertai dengan kandungan kandungan Gula, Garam, dan/atau Lemak Total per 100 ml (seratus mililiter) produk siap konsumsi sesuai level yang paling rendah.
2) Format Sederhana Format sederhana digunakan pada Pangan Olahan dengan luas permukaan Label kurang dari sama dengan 30 cm2 (tiga puluh sentimeter persegi). Format yang ditampilkan berupa huruf A, B, C, atau D sesuai dengan level Pangan Olahan, disertai dengan kandungan kandungan Gula, Garam, dan/atau Lemak Total per 100 ml (seratus mililiter) produk siap konsumsi sesuai level yang paling rendah.
2. Jenis huruf (font) dan warna Jenis huruf (font) harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Arial Black untuk penulisan ‘NUTRI-LEVEL’; dan
b. Arial Bold untuk penulisan kandungan zat gizi.
Warna Nutri-Level harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Hijau tua Level A – CMYK 100C 25M 100Y 0K;
b. Hijau muda Level B – CMYK 55C 0M 100Y 0K;
c. Kuning Level C – CMYK 0C 30M 90Y 0K;
d. Merah Level D – CMYK 20C 100M 100Y 10K;
e. Hitam: CMYK 0C 0M 0Y 100K; dan
f. Putih: CMYK 0C 0M 0Y 0K.
III.
KETENTUAN LAIN
1. Pencantuman Nutri-Level tidak boleh menyentuh nama dagang, atau menutupi informasi penting pada Label.
2. Dalam pencantuman Nutri-Level, Pelaku Usaha dilarang:
a. mengubah warna;
b. mengubah format dan bentuk;
c. mengubah posisi (rotasi); dan/atau
d. mengganti jenis huruf (font).
3. Ukuran dan penempatan pencantuman Nutri-Level
a. Nutri-Level harus memenuhi ketentuan ukuran minimum dengan perhitungan sebagai berikut:
𝑆𝑖𝑠𝑖 𝑝𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑖𝑛𝑖𝑚𝑎𝑙= 𝑙𝑒𝑏𝑎𝑟 𝑏𝑎𝑔𝑖𝑎𝑛 𝑑𝑒𝑝𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑚𝑎𝑠𝑎𝑛 + 𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑖 𝑏𝑎𝑔𝑖𝑎𝑛 𝑑𝑒𝑝𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑚𝑎𝑠𝑎𝑛 7
b. Untuk kemasan silinder, lebar bagian depan kemasan merupakan keliling kemasan dibagi tiga.
c. Sisi panjang Nutri-Level minimal 20 mm (dua puluh milimeter), sisi pendek Nutri-Level minimal 8,5 mm (delapan koma lima milimeter), dan tinggi teks “NUTRI LEVEL” minimal 1,5 mm (satu koma lima milimeter).
Contoh:
KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN,
ttd.
TARUNA IKRAR Sisi panjang Sisi pendek Sisi panjang Sisi pendek Sisi panjang Sisi pendek
LAMPIRAN VII PERATURAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR 10 TAHUN 2026 TENTANG INFORMASI NILAI GIZI PADA LABEL PANGAN OLAHAN
FORMULIR PERMOHONAN PENGKAJIAN
HALAMAN 1
1. DATA ADMINISTRASI PEMOHON
Nama pemohon* :
.......................................................................
Jabatan* :
.......................................................................
Nama Badan Usaha* :
.......................................................................
Nama Penanggung Jawab Badan Usaha* :
.......................................................................
Alamat Badan Usaha* :
.......................................................................
Telepon Badan Usaha * :
.......................................................................
Telepon Penganggung Jawab* :
.......................................................................
Fax Badan Usaha* :
.......................................................................
E-mail Badan Usaha* :
.......................................................................
E-mail Penanggung Jawab* :
.......................................................................
Pakta integritas * :
(dokumen dilampirkan)
*) wajib diisi
HALAMAN 2
2. DATA PRODUK
Nama Dagang/Merk : ........................................................................
Kategori Pangan* : ........................................................................
Jenis Pangan* : ........................................................................
Berat/Isi Bersih* : ........................................................................
Jenis kemasan : ........................................................................
Desain Rancangan Label* : (dokumen terlampir)
Permohonan yang Diajukan*
: ........................................................................
Penjelasan Permohonan yang Diajukan* : ........................................................................
KOMPOSISI No Nama Bahan Persentase (%) Fungsi
1. 2.
3. 4.
Dst.. (disesuaikan dengan jumlah bahan baku pangan olahan sampai dengan 100%)
HALAMAN 3 DOKUMEN PENDUKUNG* (Regulasi Negara Lain/ Jurnal/Rekomendasi Pemerintah/Produk Beredar)
1. Judul Dokumen : .......................................................................
Ringkasan Informasi : .......................................................................
.......................................................................
.......................................................................
(Dokumen lengkap dilampirkan)
2. Judul Dokumen : .......................................................................
Ringkasan Informasi : .......................................................................
.......................................................................
.......................................................................
(Dokumen lengkap dilampirkan)
3. Judul Dokumen : .......................................................................
Ringkasan Informasi : .......................................................................
.......................................................................
.......................................................................
(Dokumen lengkap dilampirkan)
KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN,
ttd.
TARUNA IKRAR