(1) Pendapatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 terdiri dari:
a. Pendapatan asli daerah
1. Semula Rp 148.619.299.296,00
2. Bertambah/(Berkurang) Rp 0,00 Jumlah pendapatan asli daerah setelah perubahan Rp148.619.299.296,00
b. Dana perimbangan
1. Semula Rp 971.517.495.000,00
2. Bertambah/(Berkurang) Rp 0,00 Jumlah dana perimbangan setelah perubahan Rp 971.517.495.000,00
c. Lain-lain Pendapatan daerah yang sah
1. Semula Rp 383.071.880.227,00
2. Bertambah/(Berkurang) Rp 49.286.397.036,00 Jumlah lain-lain pendapatan daerah yang sah setelah perubahan Rp 383.561.955.227,00
(2) Pendapatan asli daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari :
a. Pajak daerah
1. Semula Rp 10.781.149.386,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 1.169.681.091,00 Jumlah pajak daerah setelah perubahan Rp 11.950.830.477,00
b. Retribusi daerah
1. Semula Rp 9.500.637.310,00
2. Bertambah/(berlagang) Rp 626.000.000,00 Jumlah retribusi daerah setelah perubahan Rp 10.126.637.310,00
c. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan
1. Semula Rp 6.500.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 674.251.011,00 Jumlah hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan setelah perubahan Rp 6.225.248.989,00
d. Zakad
1. Semula Rp 7.598.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 1.000.000.000,00 Jumlah zakat setelah perubahan Rp 6.598.000.000,00
e. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah
1. Semula Rp 114.239.512.600,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 520.930.080,00 Jumlah Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah setelah perubahan Rp 113.718.582.520,00
(3) Dari Perimbangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari :
a. Transfer umum
1. Semula Rp 676.738.954.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 0,00 Jumlah Transfer umum setelah perubahan Rp 676.738.954.000,00
b. Transfer Khusus
1. Semula Rp 294.778.541.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 0,00 Jumlah Transfer Khusus setelah perubahan Rp 294.778.541.000,00
(4) Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c terdiri dari :
a. Pendapatan hibah
1. Semula Rp 25.381.440.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 0,00 Jumlah Pendapatan hibah setelah perubahan Rp 25.381.440.000,00
b. Dana bagi hasil dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya
1. Semula Rp 31.818.359.032,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 279.075.000,00 Jumlah Dana bagi hasil dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya setelah perubahan Rp 32.188.434.032,00
c. Dana penyesuaian
1. Semula Rp 203.653.902.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 0,00 Jumlah Dana penyesuaian setelah perubahan Rp 203.653.902.000,00
d. Bantuan keuangan dari provinsi atau dari pemerintah daerah lainnya
1. Semula Rp 122.218.179.195,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 120.000.000,00 Jumlah Bantuan keuangan dari provinsi atau dari pemerintah daerah lainnya setelah perubahan Rp 122.338.179.195,00
(1) Belanja wesel sebagaimana dimaksud pada pasal 1 terdiri dari:
a. Belanja tidak langsung
1. Semula Rp 870.802.215.693,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp (1.807.082.786,42) Jumlah Belanja tidak langsung setelah perubahan Rp 868.995.132.906,58
b. Belanja langsung
1. Semula Rp 562.406.458.810,00
2. Bertamin/(berkurang) Rp 21.583.554.822,65 Jumlah Belanja langsung setelah perubahan Rp 583.990.013.632,65
(2) Belanja tidak langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari:
a. Belanja pegawai
1. Semula Rp 562.444.808.097,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp (3.290.911.968,42) Jumlah belanja pegawai setelah perubahan Rp 559.153.896.128,58
b. Belanja subsidi
1. Semula Rp 675.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 0,00 Jumlah belanja subsidi setelah perubahan Rp 675.000.000,00
c. Belanja hibah
1. Semula Rp 10.455.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 96.100.000,00 Jumlah belanja hibah setelah perubahan Rp 10.551.100.000,00
d. Belanja bantuan sosial
1. Semula Rp 21.451.500.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 172.000.000,00 Jumlah belanja bantuan sosial setelah perubahan Rp 21.623.500.000,00
e. Belanja hibah kepada kepala prov/kabupaten/kota dan pemerintah desa
1. Bertambah/(berkurang) Rp 2.028.178.669,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 796.644.100,00 Jumlah belanja hibah kepada kepala prov/kabupaten/kota dan pemerintah desa setelah perubahan Rp 2.824.822.813,00
f. Belanja bantuan keuangan kepada prov/kabupaten/kota dan pemerintah desa
1. Bertambah/(berkurung) Rp 172.971.627,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 18.585.038,00 Jumlah belanja bantuan keuangan kepada prov/kabupaten/kota dan pemerintah desa setelah perubahan Rp 21.624.000.000,00
g. Belanja tidak terduga
1. Semula Rp 2.500.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 0,00 Jumlah belanja tidak terduga setelah perubahan Rp 2.500.000.000,00
(3) Belanja langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari:
a. Belanja pegawai
1. Semula Rp 45.221.136.250,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 167.040.271,00 Jumlah pegawai setelah perubahan Rp 45.388.176.521,00
b. Belanja barang dan jasa
1. Semula Rp 344.100.407.783,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 17.964.127.527,84 Jumlah belanja barang dan jasa setelah perubahan Rp 362.064.535.310,84
c. Belanja modal
1. Semula Rp 273.084.914.797,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 1.452.387.023,81 Jumlah belanja modal setelah perubahan Rp 276.537.301.820,81
(1) Pembayaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 terdiri dari :
a. Penerimaan pembayaraan
1. Semula Rp 30.000.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 19.286.397.036,23 Jumlah penerimaan pembayaran setelah perubahan Rp 49.286.397.036,23
b. Pengeluaran pembayaran
1. Semula Rp 0,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 0,00 Jumlah pengeluaran pembayaran setelah perubahan Rp 0,00
(2) Penerimaan pembayaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari :
a. Sisa lebih anggaran sebelumnya
1. Semula Rp 30.000.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 19.286.397.036,23 Jumlah sisa lebih anggaran sebelumnya setelah perubahan Rp 49.286.397.036,23