(1) Pendapatan Daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 angka 1 terdiri dari:
a. Pendapatan asli daerah 1) Semula Rp. 473.449.999.992,96 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 4.287.673.483,11 Jumlah pendapatan asli daerah setelah Perubahan Rp. 477.737.673.476,07
b. Dana perimbangan 1) Semula Rp. 1.715.228.407.900,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 4.087.784.888,00 Jumlah dalam perimbangan setelah Perubahan Rp. 1.719.316.192.788,00
c. Lain-lain pendapatan daerah yang sah 1) Semula Rp. 1.135.019.154.311,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. (314.905.196.905,00) Jumlah lain-lain pendapatan daerah yang sah setelah Perubahan Rp. 820.113.957.406,00
(2) Pendapatan asli daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis pendapatan:
a. Pajak daerah 1) Semula Rp. 143.849.545.385,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 4.866.417.615,00 Jumlah pendapatan asli daerah setelah Perubahan Rp. 148.715.963.000,00
b. Retribusi daerah 1) Semula Rp. 20.092.014.667,96 2) Bertambah/(berkurang) Rp. (1.958.729.885,16) Jumlah retribusi daerah setelah Perubahan Rp. 18.133.284.782,80
c. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan 1) Semula Rp. 8.490.898.197,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. (665.643.355,00) Jumlah hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan setelah Perubahan Rp. 7.825.254.542,00
d. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah 1) Semula Rp. 301.017.541.743,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 2.045.629.408,27 Jumlah lain-lain pendapatan asli daerah yang sah setelah Perubahan Rp. 303.063.171.151,27
(3) Dana perimbangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis pendapatan:
a. Dana bagi hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak 1) Semula Rp. 83.026.386.000,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 4.087.784.888,00 Jumlah dana bagi hasil setelah Perubahan Rp. 87.114.170.888,00
b. Dana alokasi umum 1) Semula Rp. 1.167.367.009.900,00 2) Bertambah/(berkuat) Rp. 0,00 Jumlah dana alokasi umum setelah Perubahan Rp. 1.167.367.009.900,00
c. Dana alokasi khusus 1) Semula Rp. 464.835.012.000,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 0,00 Jumlah dana alokasi khusus setelah Perubahan Rp. 464.835.012.000,00
(4) Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c terdiri dari jenis pendapatan:
a. Hibah dari Pemerintah 1) Semula Rp. 132.650.000.000,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. (1.442.200.000,00) Jumlah Pendapatan Hibah setelah Perubahan Rp. 131.207.800.000,00
b. Dana darurat 1) Semula Rp. 0,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 0,00 Jumlah Dana Darurat Setelah Perubahan Rp. 0,00
c. Dana bagi hasil pajak dari provinsi 1) Semula Rp. 139.642.898.935,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 6.926.372.471,00 Jumlah dana bagi hasil pajak dari provinsi setelah Perubahan Rp. 146.569.271.406,00
d. Dana penyesuaian dan otonomi khusus 1) Semula Rp. 414.881.243.000,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 0,00 Jumlah penyesuaian dan otonomi khusus setelah Perubahan Rp. 414.881.243.000,00
e. Bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainnya 1) Semula Rp. 447.845.012.376,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. (320.389.369.376,00) Jumlah bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainnya setelah Perubahan
(1) Belanja Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 2 terdiri atas:
a. Belanja tidak langsung 1) Semula Rp. 1.819.857.336.440,18 2) Bertambah/(berkurang) Rp. (41.739.180.674,29) Jumlah belanja tidak langsung setelah Perubahan Rp. 1.778.118.155.765,89
b. Belanja langsung 1) Semula Rp. 1.542.110.747.872,57 2) Bertambah/(berkurang) Rp. (152.833.180.942,24) Jumlah belanja langsung setelah Perubahan Rp. 1.389.277.566.930,33
(2) Belanja tidak langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis belanja :
a. Belanja pegawai 1) Semula Rp. 1.270.887.345.845,28 2) Bertambah/(berkurung) Rp. (47.401.573.247,29) Jumlah belanja pegawai setelah Perubahan Rp. 1.223.485.772.597,99
b. Belanja bunga 1) Semula Rp. 0,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 0,00 Jumlah belanja bunga setelah Perubahan Rp. 0,00
c. Belanja subsidi 1) Semula Rp. 0,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 0,00 Jumlah belanja subsidi setelah Perubahan Rp. 0,00
d. Belanja hibah 1) Semula Rp. 27.416.200.000,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 1.898.000.000,00 Jumlah belanja hibah setelah Perubahan Rp. 29.314.200.000,00
e. Belanja bantuan sosial 1) Semula Rp. 400.000.000,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 3.115.000.000,00 Jumlah belanja bantuan sosial setelah Perubahan Rp. 3.515.000.000,00
f. Belanja bagi hasil 1) Semula Rp. 16.394.156.005,30 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 290.768.773,00 Jumlah belanja bagi hasil setelah Perubahan Rp. 16.684.924.778,30
g. Belanja bantuan keuangan 1) Semula Rp. 502.759.634.589,60 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 358.623.800,00 Jumlah belanja bantuan keuangan setelah Perubahan Rp. 503.118.258.389,60
h. Belanja tidak terduga 1) Semula Rp. 2.000.000.000,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 0,00 Jumlah belanja tidak terduga setelah Perubahan Rp. 2.000.000.000,00
(3) Belanja ...... 11
(3) Belanja langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis belanja :
a. Belanja pegawai 1) Semula Rp. 83.835.493.875,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. (4.279.329.439,00) Jumlah belanja pegawai setelah Perubahan Rp. 79.556.164.436,00
b. Belanja barang dan jasa 1) Semula Rp. 612.662.101.449,46 2) Bertambah/(berhung) Rp. 37.952.785.119,98 Jumlah belanja barang dan jasa setelah Perubahan Rp. 650.614.886.569,44
c. Belanja modal 1) Semula Rp. 845.613.152.548,11 2) Bertambah/(berkurang) Rp.(186.506.636.232,23) Jumlah belanja modal setelah Perubahan Rp. 659.105.515.924,89
(1) Pembiayaan Daerah sebagaimana dimaksud pada Pasal 1 angka 3 terdiri dari:
a. Penerimaan 1) Semula Rp. 42.270.522.108,79 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 117.114.662.017,36 Jumlah penerimaan setelah Perubahan Rp. 159.385.184.126,15
b. Pengeluaran 1) Semula Rp. 0,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 0,00 Jumlah pengeluaran setelah Perubahan Rp. 0,00
(2) Penerimaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis pembiayaan:
a. SILPA tahun anggaran sebelumnya 1) Semula Rp. 42.001.530.108,79 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 117.114.662.017,36 Jumlah SILPA setelah Perubahan Rp. 159.116.192.126,15
b. Pencairan Dana Cadangan 1) Semula Rp. 0,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 0,00 Jumlah Pencairan Dana Cadangan setelah Perubahan Rp. 0,00
c. Penerimaan piutang daerah 1) Semula Rp. 268.992.000,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 0,00 Jumlah penerimaan piutang setelah Perubahan Rp. 268.992.000,00
(3) Pengeluaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis pembiayaan:
a. Pembentukan dana cadangan 1) Semula Rp. 0,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 0,00 Jumlah dana cadangan setelah Perubahan Rp. 0,00
b. Penyertaan Modal (investasi) Pemerintah Daerah 1) Semula Rp. 4.000.000.000,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 5.157.285.100,00 Jumlah penyertaan modal (investasi) setelah Perubahan Rp. 9.157.285.100,00
c. Pembayaran Pokok utang 1) Semula Rp. 0,00 2) Bertambah/(berkurang) Rp. 0,00 Jumlah pembayaran pokok utang setelah Perubahan Rp. 0,00
Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Majalengka.
Ditetapkan di Majalengka pada tanggal 30 Agustus 2019
BUPATI MAJALENGKA,
ttd
KARNA SOHABI
Diundangkan di Majalengka pada tanggal 30 Agustus 2019
SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA,
[Signature]
AHMAD SODIKIN
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2019 NOMOR 4
Salinan sesuai dengan aslinya, KEPALA BAGIAN HUKUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA,
[Signature]
GUN GUN M.D., S.H., M.Pd.
NIP. 19680327 199603 1 003
NOREOG PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA PROVINSI JAWA BARAT (9/222/2019).